Wacana ganti nama RSUD Ulin perlu Realisasi

Ketua Yayasan Lembaga YLK Kalsel Dr H Ahmad Murjani Mkes SH MH. (dik)

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Mencuatnya keinginan dari berbagai pihak untuk mengubah nama RSUD Ulin menjadi RSUD dr. H. Hasan Zain sangat mungkin terealisasi, namun semua itu memerlukan proses yang tidak sebentar karena langkah awalnya adalah dengan mempertimbangkan hasil kajian terlebih dahulu dengan melibatkan beberapa pakar baik akademisi, sejarawan, dinas, lembaga terkait dan tokoh masyarakat.

“Memang usulan tersebut harus dikaji dulu, apakah sudah sepatutnya diganti atau tidak,”ujar pemerhati kebijakan publik, H. Ahmad Murjani kepada Kalseelpos Jumat (17/04)

Bacaan Lainnya

Selain melalui berbagai kajian pertimbangan tidak kalah pentingnya adalah persetujuan dari pihak keluarga ahli waris ini jika nama tersebut dipakai untuk nama sebuah rumah sakit dengan dibuatkan berita acaranya dan selanjutnya kunci utamanya adalah keinginan kuat dari Pemerintah Provinsi Kalsel dan pihak DPRD Kalsel bisa saja dibuatkan payung hukumnya atau semacamnya agar legalitasnya bisa dipertanggung jawabkan.

 

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan

Selatan dan Nasional

“Pertimbangan mengacu pada rekomendasi kajian strategis, di sertai persetujuan ahli waris almarhum dr.H.Hasan Zain, Sp.P,” tambahnya.

Lanjut pria yang juga Ketua YLKI ini, kalau semuanya menyambut baik artinya mendapat dukungan penuh dengan menyamakan satu persepsi atau pandangan tinggal proses pengajuan ke pemerintah pusat dalam hal ini surat ke menterian terkait di tujukan Kementerian Kesehatan( Kemenkes RI ) tembusan suratnya ke kementerian dalam negeri ( Kemendagri RI ).

“Yang penting semua yang terlibat berkomitmen dengan memiliki keinginan sama untuk mengganti nama rumah sakit rujukan regional tersebut,” terang Murjani.

Kemudian Kalau sudah diusulkan jangan lupa dikawal berkasnya sampai tuntas di pusat, dan juga jalin komunikasi yang intens dengan pemerintah pusat terkait progresnya ataupun kendalanya jika ditemukan kemudian hari.

“Tentunya ada penugasan khusus yang mengawal proses persetujuan di pusat,” tukasnya.

Penulis : Sidik
Editor : A.Syaufi
Penanggungjawab : S.A.Lingga

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

 

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan

Selatan dan Nasional

Pos terkait