Batola harapkan keterlibatan Pemprov atasi Covid-19

VICON - Wakil Bupati Batola, H Rahmadian Noor saat Vicon dengan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor.(ist)

MARABAHAN, kalselpos.com – Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel), H Sahbirin Noor kembali menggelar Video Conference (Vicon) bersama seluruh bupati/walikota, untuk penanganan penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Kalsel.

VICON – Wakil Bupati Batola, H Rahmadian Noor saat Vicon dengan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor.(ist)

Dikesempatan Vicon ini, Wakil Bupati Barito Kuala (Wabup Batola) H Rahmadian Noor melaporkan kepada Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor tentang permasalahan dalam menangani Covid-19 di Batola.

Bacaan Lainnya

Menurut Rahmadi, seiring perpanjangan Status Tanggap Darurat Covid-19 di Kalsel maka Pemkab Batola juga melakukan beberapa penyesuaian di antaranya memperpanjang masa belajar di rumah bagi pelajar sejak 9 – 23 April 2020. Karena sebelumnya Batola memberlakukan belajar di rumah bagi pelajar sejak 26 Maret – 8 April 2020.

Selain libur akibat dampak Corona, pelajar di Batola juga akan libur karena memasuki bulan Ramadhan sejak tanggal 23 April – 1 Juni 2020. Penyesuaian perpanjangan Status Tanggap Darurat Covid-19, papar Rahmadian Noor, juga akan menyesuaikan pemberlakukan Work from Home (WfH) bagi para PNS di lingkungan Pemkab Batola.

Terkait upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19, wabup yang akrab disapa pak Rahmadi itu menerangkan, beberapa arahan dari provinsi sudah dilaksanakan di Batola. Saat ini, katanya, Pemkab Batola melalui Surat Edaran Bupati telah meminta masyarakat meningkatkan pengawasan mulai tingkat kecamatan, kelurahan, desa hingga RT terhadap keluar masuknya orang terutama yang tidak dikenali.

Menyangkut kondisi geografis Batola yang sering dipergunakan berbagai transportasi terutama tongkang batubara yang melintas, sehingga para ABK dan penumpang sering melakukan interaksi dan berbelanja ke darat di wilayah Batola guna memenuhi berbagai kebutuhan perbekalan. Kondisi ini tentunya menjadi kekhawatiran dari masyarakat Batola akan terjadinya penularan.

Sehubungan dengan itu, Wabup Rahmadian Noor mengharapkan, adanya keterlibatan pihak Pemprov Kalsel dalam mengatasi permasalahan. Walau pun Batola sendiri juga telah melakukan langkah-langkah seperti memberikan imbauan ke pihak tongkang pada kondisi wabah Corona sekarang untuk mencukupi perbekalan agar tidak berbelanja perbekalan di wilayah Batola.

“Bupati Batola sendiri juga telah mengirimkan surat secara resmi kepada Kepala Kantor Syahbandar, Otoritas Kelas 1 Banjarmasin terkait hal itu,” katanya, Kamis (02/04/20).

Terkait pengawasan perbatasan, Rahmadi mengutarakan, wilayah Batola yang berbatasan dengan Kalteng terdapat 5 hingga 6 titik yang menjadi jalur perlintasan masyarakat Kalteng menuju Kalsel. Seperti perbatasan Anjir Pasar – Kapuas, dua penyeberangan terdapat di Kecamatan Tabukan – Kapuas, Kecamatan Tamban, Kecamatan Mekarsari, Kecamatan Tabunganen, dan Kecamatan Kuripan.

 

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

 

“Dari enam titik ini kita melakukan peningkatan pengawasan itu di Anjir Pasar. Mengingat arus perlintasan di wiliyah itu sangat pesat karena merupakan jalan nasional,” katanya.

Rahmadi juga membeberkan APD yang dimiliki Batola saat ini sangat terbatas. Ia mengharapkan adanya uluran untuk kebutuhan peralatan seperti masker, sarung tangan, dan pakaian pelindung bagi para petugas yang tengah bekerja.

Menanggapi itu, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, mengatakan semua permasalahan yang dihadapi Batola akan menjadi perhatian Pemprov Kalsel. Terutama terkait dengan wilayah-wilayah perbatasan gubernur mengharapkan Gugus Tugas kabupaten dan provinsi untuk sering berkoordinasi.

Penulis : Muliadi
Editor : Bambang CE
Penanngungjawab : SA Lingga

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

 

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Pos terkait