Cemara Labat wisata pantai yang terabaikan

  • Whatsapp
H Abdurrahman Amur, anggota DPRD Kapuas

KUALA KAPUAS, Kalselpos.com –
Sektor pariwisata adalah salah satu sumber devisa, dan destinasi wisata adalah alat untuk meraihnya. Menggali destinasi wisata atau meningkatkan upaya perbaikan serta penunjangnya adalah upaya bijak untuk hal tersebut. Cemara Labat adalah sektor pariwisata pantai yang belum tersentuh apalagi tergarap.

Hal itu menjadi perhatian anggota DPRD Kapuas, H Abdurrahman Amur, menurutnya cagar wisata pantai yang dimiliki Kapuas seharusnya bisa menjadikan Kapuas semakin dikenal, namun sepertinya tidak pernah diperhatikan sehingga terkesan terabaikan

Bacaan Lainnya

“Kapuas memiliki potensi wisata pantai yang bisa menghasilkan pendapatan daerah, namun seakan pemerintah belum terbuka untuk memperhatikan sektor pendukung seperti infrastruktur menuju wilayah tersebut,” ucap legislator partai Golkar ini.

Abdurrahman Amur mengatakan, desa Cemara Labat memiliki potensi maritim dan perkebunan,  seperti buah semangka dan  sayur mayur. Dimana hamparan pantai yang indah, meliputi  beberapa desa sekitarnya, seperti desa Palampai dan desa Pematang.

 

Baca juga :

 

“Wilayah pantai Cemara Labat dan sekitarnya  merupakan wilayah paling hilir di Kabupaten Kapuas, yang mampu menjadi primadona salah satu objek wisata pantai,”  ucap anggota DPRD Dapil V yang meliputi Kecamatan Kapuas Kuala, tempat pantai ini berada.

Politisi partai pohon Beringin ini, menambahkan, untuk menjadikan pantai Cemara Labat sebagai objek wisata pantai milik Kapuas, tentu perlu  memperhatikan infrastruktur untuk menjangkau wilayah tersebut.

“Sektor utama jelas adalah infrastruktur jalan dan jembatan menuju objek wisata tersebut, bagaimana bisa menjadikan pantai Cemara Labat sebagai objek wisata pantai, kalau tidak ada infrastruktur pendukug, itu sama saja bohong” ujar mantan Ketua DPRD Kabupaten Pulang Pisau ini.

Penulis: Iwan Cavalera
Editor: Bambang CE
Penanggung jawab: SA Lingga

 

Download aplikasi versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Terimakasih sudah komen dengan bahasa santun, tidak dengan kalimat pertentangan suku agama dan ras.