Di Kabupaten Banjar ada 2 Orang PDP Covid 19

  • Whatsapp
Konferensi Pers ,kalselpos.com: Baca Berita Update Hari Ini, Berita Terbaru, Berita Terkini Banjarmasin Kalimantan Selatan

kalselpos.com: Baca Berita Update Hari Ini, Berita Terbaru, Berita Terkini Banjarmasin Kalimantan Selatan

MARTAPURA, kalselpos.com-Pemerintah Kabupaten Banjar melaksanakan tindakan pencegahan penyebaran covid-19 dengan melakukan penyemprotan disinfektan di fasilitas publik.

Bacaan Lainnya

Sekda Banjar H.M.Hilman saat Konferensi Pers Konferensi Pers Covid-19 di Command Center Barokah, Minggu (29/3 ) mengatakan saat ini ODP di Kabupaten Banjar berjumlah 119 orang dan PDP berjumlah 2 orang.

kalselpos.com: Baca Berita Update Hari Ini, Berita Terbaru, Berita Terkini Banjarmasin Kalimantan Selatan

“Yang jadi perhatian kita sekarang kita jaga kondisi ini, dan belum adanya warga Kabupaten banjar yang positif” ungkap Sekda Banjar.

Diharapkannya, apa yang kita lakukan benar benar efektif, sehingga keadaan yang tidak nyaman ini tidak lama kita jalankan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dr.Diauddin menyatakan , jumlah ODP Kabupaten Banjar naik dari 111 ke 119.

Diungkapkannga, namun dari 119 orang itu sudah ada 5 orang yang sudah melewati 14 hari, sehingga sebenarnya yang dipantau hanya sisa 114 orang.

Selain itu ia juga mengungkapkan adanya usul untuk menutup arus masuk bandara dari wilayah yang terjangkit, yang akan diusulkan ke Gugus Tugas tingkat Provinsi Kalsel.

Kemudian terkait dengan Lockdown lokal di beberapa Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Banjar, Plt Kepala Kankemenag Kabupaten Banjar H. Akhmad Saufie mengatakan Ponpes membuat keputusan itu karena ada banyak orang tua santri yang tempat tinggalnya jauh/di wilayah terjangkit, ingin santri tetap di Pondok. Kankemenag sendiri telah melakukan mediasi mengenai hal ini.

 

Disampaikanbya, sehingga saat keputusan ini dibuat Kankemenag Kabupaten Banjar telah memberikan masukan mengenai fasilitas kesehatan yang ada di Ponpes dan ada komunikasi jarak jauh dengan orang tua santri agar mengurangi kekhawatiran.

Mengenai pelaksanaan pernikahan, Kasi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten Banjar H.A.Syarwani mengatakan pelaksanaan penikahan di KUA dibatasi jumlah orang yang mengikuti akad nikah tidak lebih dari 10 orang. Mempelai laki-laki menggunakan sarung tangan dan masker.

kalselpos.com: Baca Berita Update Hari Ini, Berita Terbaru, Berita Terkini Banjarmasin Kalimantan Selatan

Di setiap KUA dihimbau mengikuti pencegahan penyebaran virus dengan mencuci tangan. Dengan kata lain pelayanan KUA tidak ditutup melainkan berjadwal dan sesuai himbauan pencegahan Covid-19.

Penulis:fahmi de musfa
Editor:wandi
Penanggung jawab:SA Lingga

baca juga:

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

kalselpos.com: Baca Berita Update Hari Ini, Berita Terbaru, Berita Terkini Banjarmasin Kalimantan Selatan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.