ASDP Batulicin kurang kooperatif penanganan Covid-19

  • Whatsapp
BERAGUMENTASI - Ketua Gugus Covid 19 (peci hitam) saat berargumentasi dengan Manager ASDP Batulicin Arif Rahman (topi jitam) di Pelabuhan ASDP Batulicin.(ist),kalselpos.com: Baca Berita Update Hari Ini, Berita Terbaru, Berita Terkini Banjarmasin Kalimantan Selatan

kalselpos.com: Baca Berita Update Hari Ini, Berita Terbaru, Berita Terkini Banjarmasin Kalimantan Selatan

BATULICIN, Kalselpos.com – Keributan terjadi pagi tadi antara Tim Gugus Tugas Covid-19 Tanah Bumbu (Tanbu) dengan Manager Usaha PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Cabang Batulicin di Pelabuhan ASDP Batulicin pada saat KM. Awu Awu yang tiba dari Garunggung Sulawesi Selatan (Sulsel).

Bacaan Lainnya

Arif Budiman selaku Manager Usaha PT. ASDP Cabang Batulicin saat dikonfirmasi melalui selulernya, pada Minggu (29/3) siang, membenarkan kejadian tersebut. “Iya, betul seperti itu adanya sempat terjadi keteganggan pagi tadi,” akunya.

kalselpos.com: Baca Berita Update Hari Ini, Berita Terbaru, Berita Terkini Banjarmasin Kalimantan Selatan

Disampaikannya, berawal dari Tim Gugus Covid-19 Tanbu yang tiba-tiba memeriksa penumpang KM. Awu Awu yang baru tiba dari Garunggung Sulsel, yang menurut Arif kurang adanya koordinasi Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dengan pihak ASDP Batulicin.

Dijelaskan oleh Arif, bahwasanya, selama ini pihaknya belum menerima tembusan hasil pertemuan di Kantor Bupati Tanbu terkait dengan penanganan Covid-19. Maka dengan adanya pemeriksaan penumpang oleh petugas gugus Covid -19 mengganggu aktifitas penumpang KM. Awu Awu.

“Kami hanya menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) ASDP, termasuk dalam pengamanan Covid-19, kami sudah melakukan upaya mulai dari penyemprotan cairan disenfektan ataupun pemeriksaan suhu badan para penumpang kapal yang datang,” ujarnya.

Diibaratkan oleh Arif Budiman,  ASDP itu wilayah atau rumahnya, “Masa mereka bertindak atau melakukan sesuatu didalam tanpa meminta izin ke pihak ASDP,” cetusnya.

Ketua Gugus Covid-19 Tanbu, H Rooswandi Salem saat dikonfirmasi Kalselpos, juga membenarkan ketegangan itu bahwa pada pukul 09.30 Wita pagi tadi ada telepon dari petugas gugus covid-19 yang dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan Tanbu.

Bahwa keberadaan tim gugus Covid-19 dianggap telah mengganggu aktifitas di dalam pelabuhan ASDP Batulicin, terkait dengan surat tembusan yang tidak disampaikan oleh pihak Pemkab Tanbu, itu hanya alasan ASDP saja, buktinya Tenda Pos Covid 19 dari gugus tugas Tanbu sudah ada kurang lebih 1 minggu di pelabuhan ASDP Batulicin.

Menurutnya, pada dasarnya mereka tidak kooperatif terhadap penanganan Covid-19. Dan tim gugus tugas bekerja dengan SOP standar nasional dan mengenai satuan tugas gugus covid 19 atas perintah Presiden Republik Indonesia.

kalselpos.com: Baca Berita Update Hari Ini, Berita Terbaru, Berita Terkini Banjarmasin Kalimantan Selatan

“Kami mohon ASDP mengerti akan kondisional yang terjadi saat ini. Menginggat Tanah Bumbu di kelilingi oleh zona merah Covid-19, yang pintu masuk nya berasal dari jalur laut dan udara. baik zona merah yang berasal dari Surabaya Jatim ataupun Makassar Sulsel,” pungkasnya.

Penulis: Kristiawan
Editor: Bambang CE
Penanggung jawab: SA Lingga

baca juga:

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

kalselpos.com: Baca Berita Update Hari Ini, Berita Terbaru, Berita Terkini Banjarmasin Kalimantan Selatan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 Komentar

  1. Jangan sia-sia kan masa muda mu untuk hal yang tidak perlu, kunjungi qqharian,club Dan kamu hanya perlu bermain game untuk menangkan hadiah puluhan juta rupiah, tertarik untuk bergabung? Kunjungi situs nya sekarang juga. Untuk info lebih lanjut bisa hub cs kami di livechat/Wa : +6287886603026 | Line : qqharian tinggal Join Disini 🥳🥳🥳😍🥰😘😘