Bupati Wahid, Ingatkan Masyarakat Sensus Penduduk 2020

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) HSU menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) sensus penduduk 2020 bertempat di Hotel Balqis Amuntai, Selasa (3/03) kemarin.

AMUNTAI, Kalselpos.com – Program Sensus Penduduk yang rutin dilaksanakan setiap 10 Tahun akan kembali dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melalui Pemerintah Daerah (Pemda) berperan serta mendukung dan ikut berpartisipasi demi mensukseskan Sensus Penduduk Tahun 2020 (SP2020) melalui rapat koordinasi dengan seluruh jajaran dan instansi terkait.

Bacaan Lainnya

Bupati HSU Drs. H. Abdul Wahid HK mengatakan, pemda berkomitmen dan berusaha memberikan dukungan maksimal terhadap dilaksanakannya sensus penduduk (SP) tahun 2020 ini. ” Sebagaimana yang diarahkan oleh bapak presiden Republik Indonesia agar sensus penduduk ini memberikan 1 data untuk Indonesia,” ucapnya.

Berdasarkan undang-undang nomor 16 tahun 1997 tentang statistik dan peraturan pemerintah nomor 51 tahun 1999 tentang penyelenggaraan statistik serta rekomendasi PBB mengenai sensus penduduk perumahan tahun 2020 BPS akan melaksanakan sensus penduduk (SP) tahun 2020.

Menurut Wahid, sensus ini sangat penting karena untuk memberikan data, satu data untuk Indonesia, sebagai objek untuk dasar dalam melakukan kebijakan baik di tingkat nasional, kabupaten hingga ke desa.

” Kita memahami sensus penduduk (SP) 2020 ini Sangat penting, sehingga peran serta seluruh pihak, merupakan kunci kesuksesan sensus penduduk 2020 ini,” katanya.

Wahid juga menghimbau kepada kepala desa dan para pegawai memperhatikan kegiatan Sensus penduduk 2020 ini.

“Saya meminta kepada kepala desa melalui instruksi, melalui koordinasi camat, agar ini menjadi perhatian bersama. Karena pentingnya SP 2020 ini, sangat membutuhkan keterlibatan kita semua, terutama aparatur sipil negara (ASN) yang menjadi contoh teladan bagi masyarakat,” sebutnya.

“Utamanya PNS kita harus benar – benar menjadi teladan di tengah masyarakat, jadi jangan sampai terjadi malah PNS yang tidak memberikan data yang tidak akurat ke petugas sensus,” tambahnya.

Bahkan ujar Wahid, pihaknya akan menginstruksikan kepada seluruh pimpinan SKPD, Pimpinan instansi vertikal, maupun instansi yang ada di daerah untuk memberikan dukungan dalam SP 2020 ini.

Kepala BPS HSU, Sukma Handayani dalam laporannya mengatakan, pendataan dimulai dengan metode online dilakukan 15 Februari sampai 31 Maret 2020. Setelah dengan cara online, kegiatan sensus dilanjutkan di tahap kedua dengan cara mendatangi langsung wawancara ke rumah warga pada 1-31 Juli 2020.

“Untuk Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalsel, target pada tahapan Sensus Penduduk Online sebanyak 4.219 keluarga atau 5,97 persen dari estimasi jumlah KK sebanyak 70.674 KK berdasarkan data Disdukcapil HSU,” sebutnya.

Sensus penduduk (SP) 2020 merupakan penyelenggaraan kegiatan pendataan lengkap seluruh penduduk Indonesia yang ke 7, sejak tahun 1961, yang bertujuan untuk menyediakan data jumlah, komposisi, persebaran dan karakteristik penduduk Indonesia, sebagai dasar dalam penetapan perencanaan dan kebijakan pemerintah dimasa masa yang akan datang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati HSU Drs. H. Abdul Wahid HK, Perwakilan Kepala BPS Provinsi Kalsel Nuruddin Zain, S.Si, Kepala BPS HSU Sukma Handayani, Sekda HSU H. Muhammad Taufik S.Sos., Unsur Forkopimda Kab. HSU, Wakil Ketua DPRD Kab.HSU, para kepala SKPD Lingkup Pemkab HSU, Camat Se – Kab.HSU, Ketua Perkades, kepala sekolah dan ketua sekolah tinggi Se- HSU dan tamu undangan.

Penulis: adiyat
Editor: wandi
Penanggung Jawab: SA Lingga

Pos terkait