PAD retribusi menara Telekomunikasi lampaui Target

  • Whatsapp
Junaidi, Kadis Kominfo Kapuas.

KUALA KAPUAS, Kalselpos.com – Kabupaten Kapuas terus memacu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui beberapa sektor, salah satunya adalah menara telekomunikasi yang telah berhasil melampaui target yang ditetapkan.

Baca juga=OMG bentuk Apresiasi Telkomsel kepada Masyarakat

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kapuas, Dr H Junaidi SE SKM MAP MKes, menyatakan PAD yang bersumber dari retribusi menara telekomunikasi pada tahun 2019, sukses melampaui terget yang telah ditetapkan.

“Target PAD di sektor retribusi menara sekitar Rp 145 juta, tapi realisasinya mencapai Rp 419 juta. Hampir tiga kali lipat dari yang ditargetkan,” beber H Junaidi di ruang kerjanya.

Junaidi juga mengatakan, berdasarkan data Diskominfo Kapuas, ada sebanyak 123 menara telekomunikasi yang tersebar di Kabupaten Kapuas. Dari jumlah itu, semuanya aktif membayar retribusi yang telah ditetapkan.

“Dari 123 menara telekomunikasi itulah yang dimiliki oleh sembilan perusahaan telekomunikasi yang membayar retribusi menara kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas,” ungkap Junaidi.

Untuk itu Kepala Diskominfo Kapuas memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada seluruh perusahaan pemilik menara telekomunikasi di daerah ini, atas partisipasi aktif perusahaan yang telah taat melakukan pembayaran retribusi menara kepada daerah.

Mantan Kepala Bagian Kesejahteraan Setda Kapuas ini berharap, pada tahun 2020 ini, retribusi menara bisa lebih meningkat lagi dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah setempat.

Untuk tahun 2020 ini, target pemungutan retribusi menara telekomunikasi belum ditetapkan dan masih dalam proses,” ujar Junaidi.

Meski demikian, pihaknya tetap terus berupaya menggali sumber-sumber pendapatan asli daerah dari sektor lainnya. Salah satunya, dari sektor videotron yang terpasang di sejumlah tempat di Kota Kuala Kapuas, yang dikelola oleh Diskominfo Kapuas.

Baca juga=OMG bentuk Apresiasi Telkomsel kepada Masyarakat

“Rencana dari videotron yang kami kelola itu akan diberlakukan penarikan retribusi. Artinya, siapapun yang ingin menggunakan, baik itu perusahaan maupun instansi pemerintah, akan dipungut retribusinya untuk daerah,” pungkas Junaidi.

Penulis  : Iwan Cavalera
Editor: Bambang CE
Penanggung jawab: SA Linngga.

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Terimakasih sudah komen dengan bahasa santun, tidak dengan kalimat pertentangan suku agama dan ras.

1 Komentar