Masih ada perusahaan bayar gaji di bawah UMP

  • Whatsapp
Purwoko SH, Pengawas Ketenagakerjaan Madya Disnakertrans Provinsi Kalsel.

BANJARMASIN, kalselpos.com – Dari 1.500 perusahaan yang berdomisili di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala (Batola) yang wajib lapor dibawah pengawasan ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di tahun 2019, masih ada perusahaan  yang melakukan pelanggaran seperti pembayaran upah dibawah UMP dan memberikan upah lembur karyawan dibawah ketentuan serta masalah BPJS kesehatan.

Baca juga=Komisi IV tagih Janji Kemendigbud soal Gajih Honorer

Muat Lebih

Hal tersebut disampaikan Pengawas Ketenagakerjaan Madya Disnakertrans Provinsi Kalsel, Purwoko SH kepada kalselpos.com, Jumat (14/2/2020).

“Laporan yang kami terima kebanyakan soal gaji yang dibawah UMP dan upah lembur yang tidak sesuai aturan, juga masalah BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Meski Purwoko enggan menyebut nama perusahaan dimaksud dan bergerak di bidang apa, namun perusahaan yang melakukan pelanggaran itu masuk skala menengah keatas  berada di Kota Banjarmasin dan Batola.

“Setelah menerima laporan, kami langsung turun kelapangan untuk mencek kebenarannya. Kami lakukan pembinaan teknis sebagai langkah pertama,” ungkapnya.

Diutarakannya, setelah dilakukan pembinaan, akhirnya perusahaan tersebut memenuhi kewajibannya kepada pekerja sehingga tidak sampai diproses secara hukum. “Tinggal satu perusahaan lagi yang belum kelar karena pimpinan manajemen perusahaan berada di Jakarta, jadi proses berjalan agak lama,” paparnya.

Kepada seluruh pekerja atau buruh termasuk juga masyarakat, Purwoko mengharapkan bisa berperan aktif dalam melakukan pengawasan di lingkungan perusahaan. “Kami harapkan peran aktif semua pihak, tidak hanya karyawan atau buruh, namun peran masyarakat untuk melaporkan kalau ada pelanggaran juga sangat kami harapkan,” imbuhnya.

Ditambahkannya, sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada perusahaan yang sudah menjalankan aturan dan ketentuan, Disnakertrans Kalsel memberikan penghargaan kepada perusahaan yang zero insiden setiap akhir tahun. “Jumlah perusahaan penerima penghargaan ini terus meningkat,” ujar Purwoko.

Kepada pemilik dan manajemen perusahaan, Purwoko mengharapkan
supaya memenuhi norma ketenagakerjaan baik norma kerja dan norma K – 3.

Baca juga=Komisi IV tagih Janji Kemendigbud soal Gajih Honorer

Perusahaan hendaknya punya komitmen untuk menciptakan kondisi kerja yang menimbulkan kenyamanan keamanan dan kesehatan sehingga produktivitas lebih meningkat untungnya banyak  sehingga kesejahteraan karyawan meningkat pula,” tutupnya.

Penulis: Anas Aliando
Editor: Bambang CE
Penanggungjawab: SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.