Penghentian 36 penyelidikan, KPK harus Diimbangi OTT

Saut Situmorang

Penghentian 36 penyelidikan era Komjen Firli Bahuri, menurut mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang tidak masalah, namun dia berharap penghentian penyelidikan itu harus diimbangi dengan penyelidikan baru sehingga menghasilkan operasi tangkap tangan (OTT) lebih banyak.


JAKARTA, Kalselpos.com – “KPK saat ini seharusnya memasang target yang sama untuk menunjukkan kinerja penindakan kepada publik. Dulu KPK menargetkan 200 hingga 300 OTT tiap tahunnya,” ungkap Saut di Jakarta, Minggu (23/02).

Menurut Saut, jika Firli Cs tak mampu menargetkan ratusan operasi senyap setiap tahun, namun setidaknya untuk memulihkan kepercayaan masyarakat, KPK bisa menyelesaikan kasus-kasus dengan kerugian negara yang besar, sehingga
bisa mengembalikan kepercayaan publik.

Dalam kesempatan ini, Plt Jubir KPK, Ali Fikri mengatakan, kerja-kerja penindakan KPK tidak pernah menurun. Selama periode kepemimpinan Firli cs yang sudah berjalan dua bulan, KPK telah menerbitkan 50 surat perintah penyelidikan, 21 sprindik, dan 17 penahanan.

Bacaan Lainnya

“Ada perkara yang sedang ditangani yang potensi kerugian keuangan negaranya Rp 598 miliar yang saat ini sedang berjalan,” kata Ali Fikri.
(bce/*/li)

Pos terkait