Kebakaran jelang shalat Dzuhur, Nenek 90 tahun ‘terpanggang”


Kebakaran pemukiman, terjadi di Kecamatan Pulau Petak,  desa Teluk Palinget RT 07, tepatnya di Handel Kaboli, Sabtu (22/2) pukul 11.15 WIB, sebelum Azan Shalat Dzuhur. Tragisnya, kebakaran memakan satu korban jiwa, nenek Arsiah (90) terpanggang karena sedang sakit terbaring tak berdaya saat api membakar tempat bermukimnya.


KUALA KAPUAS, Kalselpos.com – Kebakaran yang begitu cepat terjadi, menjalar dengan cepat dikarenakan cuaca mendukung dan hembusan angin serta struktur bangunan berbahan kayu, yang mudah dilalap api. Mengakibatkan  7 KK dengan 19 jiwa menjadi kehilangan tempat tinggal, karena musibah kebakaran ini.

Kepala BPBD Kapuas, selaku Pusat Pengendalian Operasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Panahatan Sinaga, SH, mengatakan ada 4 rumah yang terdampak dari kejadian bencana kebakaran ini, 3 mengalami rusak berat dan 1 rusak sedang.

“Tiga unit rumah pemilik Mimin Hj Aminah (44), Nyai (40) dan Yadi (40) habis terbakar serta  satu unit rumah pemilik Dupriani (30) Terbakar sekitar 50% atau  rusak sedang. Akibat kejadian satu korban jiwa meninggal Hj. Arsiah (90),” ungkap Panahatan Sinaga.

Baca Juga :

    • Anggota Babinsa ikut berjibaku Padamkan Kebakaran
    • Dua Lansia penderita Stroke jadi Korban Kebakaran
    • Hujan Deras, Pasar Batuah Kebakaran

Api berhasil dipadamkan oleh Damkar, BPBD, Relawan seperti Balakar 545 Kapuas, Mandiri, Tagana dan lainnya. Serta  masyarakat yang melakukan pemadaman kebakaran. Pihak TNI, POLRI mengamankan lokasi kejadian serta memasang garis polisi untuk keperluan penyelidikan.

Korban meninggal dunia ditangani pihak kepolisian. Petugas kesehatan melakukan pengecekan kondisi korban terdampak. Perangkat Desa melakukan pendataan dan BPBD Kapuas melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan menyiapkan kebutuhan dasar untuk korban terdampak bencana.

Kapolres Kapuas, AKBP Esa Estu Utama SIK, melalui Kapolsek Pulau Petak, Iptu Daspin membenarkan adanya kejadian kebakaran di wilayah hukumnya.

“Kita sudah bawa korban yang meninggal karena musibah tersebut dengan ambulan Balakar 545 Kapuas ke RSUD Dr Soemarno Sastro Atmojo Kuala Kapuas untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut,” terang Daspin.

Penulis : Iwan Cavalera
Editor: Bambang CE
Penanggung jawab: SA Lingga:

 

Baca Juga :

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com