Pemprov diminta selesaikan pencemaran Sungai Satui

BERIKAN PANDANGAN - Sekda Tanbu H. Rooswandi Salem saat memberikan pandangan di Gedung DPRD Tanbu terkait pencemaran sungai Satui. (ist)

BATULICIN, Kalselpos.com Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) terus melakukan upaya strategis dalam rangka menyelesaikan permasalahan terkait dengan pencemaran sungai Satui di Kecamatan Satui.

Hal itu disampaikan oleh H. Rooswandi Salem selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Tanbu dan menurutnya banyak hal yang dirugikan dalam pencemaran sungai Satui, sehingga kondisi sungai seperti saat ini.

Bacaan Lainnya

Baca juga=Pemkab Tanbu bahas pencemaran Sungai Satui

“Pemda sudah melakukan langkah-langkah guna mengatasi pencemaran sungai Satui,” bebernya saat rapat terpadu bersama Pemprov Kalsel di gedung DPRD Tanbu, Jumat (14/2) Kemarin.

Dijelaskannya, berbagai langkah dan upaya strategis yang menjadi tanggung jawab Pemkab Tanbu sudah dilakukn berkali-kali dengan mengidentifikasi sumber-sumber masalah hingga menutup pada aliran limbah dari eks tambang.
Sementara itu, dari hasil identifikasi masalah yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanbu, tegas Sekda, sumber dari pencemaran sungai Satui terjadi di beberapa titik. Dan itu berada diluar kewenangan Pemkab Tanbu, yakni sumber pencemaran berasal dari eks tambang ilegal.

RAPAT TERPADU – Suasana di Gedung DPRD Tanbu, saat rapat terpadu pencemaran sungai Satui. (ist).

Meski demikian, ujar Rooswandi, bukan wewenang Pemkab Tanbu tapi pemkab tetap melakukan koordinasi dengan pihak terkait, seperti, Polsek, Polres, dan Pemprov Kalsel (Dinas ESDM dan Dinas Kehutanan).

“Mengingat pertambangan dan kehutanan bukan lagi wewenang kabupaten tetapi sudah di bawah Pemrov, oleh karena itu kami tidak bisa mengambil keputusan yang berkaitan dengan hal itu. Kami hanya bisa melakukan koordinasi kepada pihak terkait ESDM dan Kehutanan Pemprov,” tukasnya.

Lebih lanjut ditegaskannya lagi, khusus yang berkaitan denga reklamasi, beberapa tahun lalu Pemkab Tanbu masih mengelola dan menanganinya untuk kegiatan tersebut. Tapi apabika pihak Provinsi tidak bisa menangganinya silahkan limpahkan kembali kepada Pemkab Tanbu untuk menanganinya kembali.

Dalam rapat tersebut, dipimpin Wakil Ketua DPRD Tanbu, HM. Alpiya Rachman yang dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, M Syarifuddin, Sekda Tanbu, Wakil Ketua DPRD Tanbu dan Pejabat DLH Provinsi Kalsel, Dinas Kehutanan, Dinas ESDM serta Warga Bantaran Sungai Satui dan LSM.

Kemudian tanggapan dari DPRD Tanbu, meminta agar pihak Pemprov melakukan tindakan tegas dan mencarikan solusinya sebab tingkat pencemaran sungai Satui semakin parah dan sudah berulang kali.

Terpisah, kepada Kalselpos, Minggu (16/2) H. Rooswandi Salem menjelaskan, kedepan Pemkan Tanbu akan memberikan pelatihan tambahan kepada masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan tangkap ikan di bantaran sungai Satui.

Baca juga=Pemkab Tanbu bahas pencemaran Sungai Satui

“Sebentar lagi akan kami petakan dan laksanakan pelatihan bagi nelayan di sungai Satui dengan merubah menjadi nelayan budidaya. selain itu, kami akan melakukan tabur benih ikan di sungai Satui,” pungkasnya.

Penulis: Kristiawan
Editor: Bambang CE
Penanggung jawab: SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait