Samahuddin Muharram: KPU Kalsel Lemah dan Tidak Tegas 

  • Whatsapp
Samahuddin Muharram.

BANJARMASIN, kalselpos.com – Pernyataan tegas membuncah dari mulut mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan, Samahuddin Muharram menanggapi kasus yang menimpa Ketua KPU Kota Banjarmasin, Gusti Makmur yang dilaporkan ke pihak kepolisian karena diduga melakukan kasus pelecehan seksual.

Baca juga=Kalsel Pos terima penghargaan KPU

Muat Lebih

Samahuddin berkata, KPU Provinsi Kalsel tidak tegas dan lemah dalam penanganan kasus asusila yang diduga dilakukan Gusti Makmur.

“KPU Kalsel tidak tegas dan lemah dalam menyikapi kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Ketua KPU Kota Banjarmasin. Seharusnya yang bersangkutan di nonaktifkan dulu sampai proses hukum menyatakan tidak bersalah,” ujarnya kepada Kalsel Pos, Kamis (23/1/2020).

Samahuddin berujar, kasus serupa pernah terjadi di Jogjakarta. Perbuatan asusila yang diduga dilakukan oleh komisioner KPU disalahsatu kabupaten di provinsi tersebut, oleh KPU Provinsi langsung dinonaktifkan sampai proses hukum menyatakan tidak bersalah.

“Saya harapkan KPU Kalsel tegas dan tidak lemah dalam mengambil sikap. Peristiwa di Jogjakarta bisa diambil contoh. Persoalan itu nantinya terbukti atau tidak, serahkan sama DKPP,” tegasnya.

Diutarakannya, KPU Kalsel bisa melakukan klarifikasi, tapi nonaktifkan dulu yang bersangkutan, jadi nanti setelah dilaporkan ke DKPP, ada proses rehabilitasi, lalu kemudian dikembalikan lagi kalau tidak terbukti.

aca juga=Kalsel Pos terima penghargaan KPU

“Tdak boleh ada argumen bahwa ini urusan pribadi, KPU hari ini menjadi sorotan, mengembalikan kepercayaan KPU itu tidak hanya dari pusat tapi juga dari bawah. KPU Kalsel harus tegas sebelum Pilkada digelar,” tegas Samahuddin Muharram.

Penulis: Anas Aliando
Editor: Bambang CE
Penanggungjawab: SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.