Mobil Pikap jatuh dari atas Ferry

  • Whatsapp

PULANGPISAU, Kalselpos.com -Saat masuk ke kapal ferry penyeberangan setelah menempuh perjalanan dari desa Paduran Permai, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, sehabis berjualan beras, Idi (57) warga jalan Kapuas RT 26, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, mengalami musibah.

Baca juga=Pengendara Vario Tewas usai Berbenturan dengan Mobil Luxio

Mobil pikap Mitshubishi Colt 120 SS Warna Putih, Nomor  Polisi DA 9329 PH yang dikendarainya jatuh ke sungai. Beruntung saat kejadian Sabtu (18/1) pukul 16.30 WIB, di ferry penyeberangan desa Buntoi menuju ke desa Mintin itu, Idi bisa keluar dari mobil dan menyelamatkan diri.

EVAKUASI -Petugas bersama masyarakat saat mengevakuasi mobil pikap yang jatuh dari ferry, Sabtu (18/1).

Kronologis kejadian, sekitar jam 14.00 WIB, Idi  berangkat dari desa Paduran Sebangau Kuala,  korban Idi mengendarai mobil seorang diri. Sekitar pukul 16.30 WIB, korban tiba di ferry Mintin, seberang desa Buntoi Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau,  untuk kembali ke Kuala Kapuas. Setelah mobil korban sudah naik ke ferry Palapa Agung dengan posisi paling depan dan ingin berhenti,  tanpa sengaja korban menginjak pedal gas, sehingga mobil menabrak besi pembatas ferry.

Setelah itu mobil dan korban langsung tercebur ke sungai dimana kedalam air kurang lebih 15 meter. Setelah mobil tercebur, korban berusaha menyelamatkan diri, dengan cara keluar dari pintu kaca mobil.  Lalu naik ke kapal ferry dengan dibantu penumpang lainnya.

 

Kapolres Pulang Pisau, AKBP Siswo Yuwono Bima Putra Kada, melalui Kasat Polair  Polres Pulang Pisau, Iptu Hariyanto membenarkan terceburnya mobil pikap yang dikendarai Idi, saat memasuki kapal Ferry Palapa Agung.

“Beruntung dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi berupa mobil pikap yang sudah berusaha dievakuasi oleh petugas bersama masyarakat yang membantu,” terang Iptu Harianto.

Kasat Polair, Iptu Haryanto juga menjelaskan kondisi kapal Ferry yang
terbuat dari kayu dengan panjang 26 meter dan lebar 7 meter,  serta tinggi kapal 2 meter, digerakan dengan mesin penggerak jenis Yanmar 26 PK. Pemiilik Dimin L. Bangkan warga desa Anjir Sampit desa Buntoi  Kecamatan  Kahayan Hilir.

Baca juga=Pengendara Vario Tewas usai Berbenturan dengan Mobil Luxio

“Disamping kerugian materi dengan keadaan mobil yang tercebur, didalam mobil juga ada beras sekitar 125 kg,” terang Haryanto.

Penulis: Iwan Cavalera
Editor: Bambang CE
Penanggung jawab: SA Lingga

 

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.