Korban KDRT dilarikan ke RSUD Kota Palangka Raya

  • Whatsapp
DAMPINGI - Maryani Sabran saat mendampingi Hikmah di RSUD Palangka Raya untuk memberi semangat dan mendoakan kesembuhannya.

KUALA KAPUAS, Kalselpos.com– Malang nian nasib Hikmah (28) warga kampung Jambu RT.08, Kelurahan Palingkau Lama, kecamatan Kapuas Timur, yang menjadi korban KDRT yang di bacok dengan menggunakan mandau oleh Radiansyah (32), saat ajakan rujuknya ditolak, yang mengakibatkan mengalami luka pada bagian kepala, pipi sebelah kiri, tangan sebelah kiri dan punggung tangan sebelah kanan. Jumat (24/1) pukul 08.20 WIB.

Baca juga=Pelaku Pembacok Istri di Kapuas Ditangkap

Ketika dibawa ke IGD RSUD Kapuas, terpaksa dibawa balik kembali kerumahnya karena keterbatasan biaya yang dimiliki.

Alasan yang dikemukakan pihak rumah sakit saat ditanya melalui telepon menyebutkan, pasien tersebut sudah diterima di IGD Rumah Sakit Umum Daerah di kapuas, dan juga sempat masuk rawat inap, karena ada yang harus di citiscan serta konsul dokter spesialis ortopedi.

BANTU HIKMAH – Maryani Sabran yang membantu pasien korban KDRT Hikmah untuk di rawat di RSUD Palangka Raya.

“Maka pasien harus dirujuk kerumah sakit yang ada dokter ortopedi serta memiliki peralatan citiscan  yang lebih komplit,” ucap petugas rumah sakit yang dihubungi.

Saat kalselpos mengunjungi keluarga korban di kediamannya Kampung Jambu RT 08, kelurahan Palingkau Lama, kecamatan Kapuas Murung, ayah korban, Thamrin, didampingi beberapa warga Berry dan Ato,  menceritakan, sempat putus asa, karena anaknya yang terluka harus dirujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap, apalagi biaya tidak ada, .

“Waktu diajukan BPJS ditolak, dan kami pasrah, dengan bantuan ambulan Balakar 545 Kapuas, kami bawa pasien  ke rumah, sambil berpikir mencari jalan keluar,” ungkap Thamrin.

Berry warga yang mendampingi, mengatakan, dia dan tetangga dari Hikmah, sempat ingin melakukan urunan, untuk membantu meringankan biaya.

SEMPAT PUTUS ASA – Ayah korban Thamrin bersama warga yang sempat putus asa karena ketiadaan biaya untuk biaya Hikmah berobat.

“Beruntungnya, ada warga kita Kiky yang punya hubungan baik dengan keluarga gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, yaitu Maryani Sabran anggota DPRD Kalimantan Tengah yang bersedia membantu,” ungkap Ato,

Asal pasien bersedia di rawat di Palangka Raya, akan dibantu, dan nanti dikondisikan menjemput dengan ambulan, ucap berry yang menirukan ucapan Maryani Sabran  yang dihubungi melaui telepon.

“Kasian warga yang sudah menderita dan terluka tidak segera di tolong,” tambah Berry lagi.

Keesokan harinya, pasien Hikmah, sudah dijemput dan dibawa ke RSUD Kota Palangka Raya. Sesuai janji Maryani Sabran. Warga bersyukur dan berterima kasih akhirnya Hikmah bisa tertolong dengan keringanan hati legislator dari dapil daerah kobar, Lamandau, dan sekitarnya.

Baca juga=Pelaku Pembacok Istri di Kapuas Ditangkap

Sementara BPJS, alasan penolakan menyebutkan, tidak melayani Korban akibat KDRT dan kosmetik, jadi pasien Hikmah seperti yang disebutkan jadi tidak mendapatkan fasilitas dari BPJS  karena Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Penulis: Iwan Cavalera
Editor: Bambang CE
Penanggung jawab: SA Lingga

 

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.