Ajakan Rujuk ditolak, Mandau pun ‘ikut Bicara’

  • Whatsapp
Hikmah ketika mendapat perawatan di Puskesmas Kapuas Murung.

KUALA KAPUAS, kalselpos.com– Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dialami Hikmah (28) hingga mengalami luka dibeberapa bagian tubuhnya akibat bacokan mandau R suminya yang kini dalam pengejaran.

Baca juga=Ibu kandung dibunuh pakai Dacing

Sekujur tubuh korban berlumuran darah dari mata luka yang dideritanya pada bagian kepala, pipi sebelah kiri, pergelangan tangan sebelah kiri, punggung tangan sebelah kanan.

Tempat Kejadian Perkara (TKP) di pinggir jalan depan rumah Rusmaliah Kampung Jambu RT. 08 Kelurahan Palingkau Lama Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas, Jumat (24/1) pukul 08.20 WIB.

Anggota Polsek Kapuas Murung saat melakukan olah TKP.

Kejadian KDRT ini bermula saat pelapor Herma (23) warga kampung Jambu RT 08. Kelurahan Palingkau Lama,  melihat korban yang merupakan kakak kandungnya sendiri dalam keadaan terluka parah akibat bacokan senjata tajam.

Diketahui luka yang dialami korban itu akibat di bacok suaminya sendiri dengan menggunakan sebilah senjata tajam jenis mandau dan sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas Kapuas Murung.

Mengetahui kejadian itu pelapor langsung ke Polsek Kapuas Murung untuk melaporkan kejadian tersebut guna proses lebih lanjut.

Dari saksi Herma diperoleh keterangan penyebab dari kekerasan yang dilakukan terlapor yang kini buron, diduga ajakan rujuk yang tidak ditanggapi korban akhirnya membuat terlapor berang.

Kapolres Kapuas, AKBP Esa Estu Utama SIK, melalui Kapolsek Kapuas Murung, Iptu Subandi SH MM, membenarkan kasus KDRT yang dialami Hikmah (28) hingga mengalami luka dibeberapa bagian tubuhnya akibat sabaten senjata tajam yang dilakukan R suami korban.

R suami korban.

“Saat ini terlapor dalam pengejaran, karena setelah melakukan tindakan KDRT melarikan diri, kita sudah mengumpulkan keterangan para saksi dan barang bukti untuk segera mengamankan terlapor,” tegas Subandi.

Subandi, juga menyebutkan ancaman Pasal 44  ayat (2) Undang Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, yang akan dikenakan pada terlapor suami korban  yang kini buron.

Baca juga=Ibu kandung dibunuh pakai Dacing

“Barang bukti yang kita amankan, satu bilah senjata tajam jenis mandau, dengan gagang terbuat dari kayu warna coklat, panjang 52 Cm, serta memintakan Visum Et Repertum (VER),” terang Subandi.

Penulis: Iwan Cavalera
Editor: Bambang CE
Penanggung jawab: SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.