Bupati kunjungi Ponpes Raudhatul Jannah Desa Kampung Baru

KOTABARU, Kalselpos.com – Setelah melantik dan mengambil sumpah jabatan anggota BPD Bupati H Sayed Jafar yang didampingi oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kotabaru Hj Fatma Idiana Sayed Jafar dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menyempatkan diri untuk berkunjung ke Pesantren Raudhatul Jannah yang berada di Desa Kampung Baru Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar, Kamis lalu.

Bacaan Lainnya

Baca juga=Alumni Ponpes Rakha gelar Silaturahmi Menyongsong 1 Abad

Kunjungan ini dalam rangka melihat secara langsung kondisi pondok pesantren dan  bersilatuhrahmi dengan para pengurus dan guru-guru pengajar serta para satri dipondok pesantren ini.

Bangunan yang dibangun pada tahun 2009 lalu ini tentunya menjadi perhatian bagi Bupati Kotabaru yang mana terlihat jelas beliau bersama rombongan memasuki satu persatu ruangan kelas pada bangunan bertingkat ini untuk melihat kondisi yang ada dipondok pesantren ini.

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar Mengatakan bahwa, persoalan di bidang agama tentunya akan menjadi perhatian bagi Pemerintah Daerah tiap Kecamatan di Kabupaten Kotabaru.

“Kita datang ke sini untuk bertemu pimpinan pesantren Raudhatul Jannah dan juga melihat kondisi pesantren disini. Lokasi pondok pesantren ini masih memiliki lahan kosong maka nanti kita akan buatkan ruangan untuk belajar para santri agar proses belajar mengajar dapat berjalan secara maksimal. kita berharap persoalan-persoalan di bidang agama di tiap kecamatan akan selalu kita perhatikan dengan tujuan agar anak-anak akan dapat menuntut ilmu agama dengan baik karena mereka semua akan menjadi regenerasi yang lebih baik dimasa mendatang,” ungkap Bupati H Sayed Jafar.

Hal yang serupa juga disampaikan oleh Sahid Kepala Desa Kampung Baru, bangunan

pondok pesantren yang ada ini perlu direnovasi karena sudah berdiri sejak lama tahun 2009 dan material bangunannya pun bekas punya perusahaan.

Baca juga=Alumni Ponpes Rakha gelar Silaturahmi Menyongsong 1 Abad

Sedangkan Pimpinan Pesantren Lukman juga mengatakan bahwa, “pondok pesantren ini hanya mempunyai satu ruang saja dengan jumlah santri 50 orang terbagi dari 32 santri laki-laki dan 18 santri perempuwan dan saat ini mereka belajar diMushola atau Langgar yang ada disini karena ruang kelas yang ada sudah rusak total saya berharap Pemerintah Daerah Kotabaru khususnya Bupati agar bisa membantu pondok pesantren kami,” ucap Lukman penuh harap.

Penulis : Muliana/uzi/ardiansyah
Editor : Aspihan Zain
Penanggung jawab : SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait