Jalan desa rusak parah, luput dari perhatian Pemkab

RUSAK PARAH - Akibat Hujan kondisi jalan rusak parah sehingga sulit dilewati.

KUALA KAPUAS, kalselpos.com – Jalan poros sejauh 5 Km yang menghubungkan antara desa Budi Mufakat dengan kelurahan Murung Keramat, dikeluhkan warga masyarakat pengguna jalan karena rusak parah terlebih di musim penghujan saat ini.

Baca juga=6 jembatan Rusak Parah

Bacaan Lainnya

Sampai-sampai warga berinisiatif memperbaiki secara swadaya karena luput dari perhatian Pemkab Kapuas, sementara jalan itu merupakan jalan utama penghubung antara desa dan kelurahan.

Kades Budi Mufakat, yang baru terpilih Hendy Moerdiono, mengakui kondisi jalan di desanya itu, apalagi di musim hujan seperti sekarang ini, sudah sering pengguna jalan terjatuh dari motor.

“Pedagang sayur, atau pedagang barang kebutuhan lainnya, sering mengeluh karena kondisi jalan yang sulit dilewati, tidak jarang akibat kondisi jalan itu pengendara motor sampai oleng dan merugikan mereka karena jualannya jatuh,”  ujar Hendy Moerdiono.

Salah satu pengguna jalan, Amar warga handel  Bahanau, yang masuk lingkungan desa Budi Mufakat, mengatakan, jalan ini kalau musim kemarau tidak sulit dilewati, namun karena banyaknya tanaman liar yang tumbuh sampai ketengah jalan, juga bisa mengganggu pengendara yang melintasinya.

 

“Sambil menunggu perhatian instansi terkait yang belum ada realisasi, kami warga secara swadaya memperbaiki dan mengurangi kendala yang mengganggu. sesuai kemampuan kami,” ungkap Amar.

Desa Budi Mufakat ini jaraknya tidak terlalu jauh dari seberang ibukota Kabupaten Kapuas. Melihat perkembangan desa itu sudah cukup maju, memiliki sarana olah raga yang baik, hasil perkebunan dan industri sepeti sagu. Bahkan menjadi perhatian mahasiswa dari Belanda beberapa bulan lalu, untuk mempelajari sagu disana.

Baca juga=6 jembatan Rusak Parah

Satu-satunya jalan penghubung disaat musim penghujan ini, adalah transportasi air, bisa menyeberang dari desa Sei Lunuk, atau menyeberang dengan ferry penyeberangan dari kelurahan Pulau Kupang, namun itupun harus memutar balik dan masih ada kondisi jalan yang rusak.

Penulis: Iwan Cavalera
Editor: Bambang CE
Penanggung jawab: SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com

Kalselpos.com

Pos terkait