FH ULM respon mata kuliah khusus Advokat

  • Whatsapp
TUNJUKAN MOU - Dekan FH ULM Banjarmasin, Prof Dr Abdul Halim Barkatullah S.Ag SH M.Hum (kanan) bersama Presiden DPP KAI, Adv H Tjoetjoe Sanjaja Hernanto SH MH CLA CIL CLI CRA, memperlihatkan MoU yang ditandatangi bersama, Kamis (23/1) kemarin.

BANJARMASIN, kalselpos.com – Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (FH ULM) Banjarmasin, merespon wacana penambahan mata kuliah baru di kampusnya, khususnya terkait pendidikan advokat yang dilempar Presiden Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KAI (Kongres Advokat Indonesia), Adv H Tjoetjoe Sanjaja Hernanto SH MH CLA CIL CLI CRA.

Baca juga=ULM Miliki 49 Guru Besar

 Bahkan, salah seorang dosen senior di FH ULM setempat, sempat menanyakan, bagaimana teknisnya pengajaran mata kuliah baru, khusus pendidikan advokat tersebut.

Sayangnya, untuk memasukkan mata kuliah baru tersebut, ungkap Dekan FH ULM Banjarmasin, Prof Dr Abdul Halim Barkatullah S.Ag SH M.Hum, butuh waktu, lantaran penambahan mata kuliah atau kurikulum baru, biasanya dilakukan per- 5 tahun sekali. “Pastinya, rencana penambahan mata kuliah khusus advokat, ini bisa saja kita usulkan ke depannya,” ungkapnya, kepada Kalsel Pos, Kamis (23/1) kemarin.

Pernyataan tersebut disampaikan Prof Dr Abdul di sela penandatanganan kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding atau (MoU) terkait bidang penyelenggaraan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), antar FH ULM dengan dengan Presiden DPP KAI (Kongres Advokat Indonesia), Adv H Tjoetjoe Sanjaja Hernanto SH MH CLA CIL CLI CRA.

Acara yang berlangsung sederhana di FH ULM Banjarmasin tersebut, disaksikan sejumlah wakil dekan dan para dosen setempat, termasuk dari jajaran pengurus KAI Kalsel.

Memorandum of Understanding atau (MuO) sendiri, dilakukan atas dasar Pasal 2 ayat (1) UU Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat Jo Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 95/PUU-XIV/2016, serta kerja sama di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat, termasuk kerjasama di bidang penyelenggaraan PKPA sendiri.

Baca juga=ULM Miliki 49 Guru Besar

Dekan FH ULM sendiri menyambut baik kesepakatan yang dilakukan pihak KAI, apalagi dihadiri langsung oleh presiden-nya, yakni H Tjoetjoe Sanjaja Hernanto.(*)

 

Penulis: S.A Lingga
Penanggungjawab : S.A Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *