Kantor BPKAD Pulang Pisau hampir Terbakar

  • Whatsapp
HAMPIR SAJA - Kepulan asap yang hampir saja menghanguskan bangunan kantor BPKAD Pulang Pisau, Sabtu (11/1) pukul 06.30 WIB.

PULANG PISAU, Kalselpos.com– Kesigapan BPK Surya Dharma Pulang Pisau yang tergabung dalam Balakar 545 dan BPBD Damkar Kabupaten Pulang Pisau akhirnya dapat mengatasi api yang hampir menghanguskan bangunan kantor BPKAD Kabupaten Pulang Pisau, Sabtu (11/1) pukul 06.30 WIB.

BPK Surya Dharma Pulang Pisau setelah menerima laporan dari salah seorang anggotanya, langsung ke lokasi kebakaran, dan belum sempat api itu membesar, masih berupa kepulan asap dengan tindakan pencegahan akhirnya kepulan asap dapat diatasi.

MATIKAN ARUS LISTRIK – Seorang petugas BPK saat mematikan arus listrik di dalam gedung kantor BPKAD.

Baca juga=Bangunan Pasturan Terbakar renggut satu Jiwa

Sementara kepulan asap yang keluar dari atap bangunan kantor BPKAD itu diduga karena arus pendek listrik dan masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Cici salah satu anggota BPK Surya Dharma yang pertama kali melihat kepulan asap itu bercerita, awalnya dia mengira asap biasa dari bakaran sampah warga namun untuk meyakinkannya dia menuju kearah asap ternyata asap itu berasal dari atap bangunan kantor BPKAD.

BERBENAH -Anggota BPK berbenah peralatan dan mesin pemadam selesai mengatasi api di gedung kantor BPKAD.

“Waktu itulah saya menginformasikannya kepada anggota BPK dan setelah itu bersama rekan rekan kami dapat melakukan pencegahan, supaya tidak menimbulkan kerugian yang lebih banyak lagi,” cerita Cici.

Sementara, Rahmat M Noor, Ketua Harian Balakar 545 Kapuas, saat dikonfirmasi mengatakan, kejadian ini masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang, jumlah kerugian belum bisa di perkirakan, kata Rahmat M Noor.

Baca juga=Bangunan Pasturan Terbakar renggut satu Jiwa

Penulis: Iwan Cavalera
Editor: Bambang CE
Penanggung jawab: SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 Komentar