Bangunan rusak, Siswa SDN Sei Limau terpaksa Belajar di Ruang Perpustakaan dan Rumdin Kepsek

  • Whatsapp

KOTABARU, Kalselpos.com – Rupanya masih saja ada sekolah dasar yang dalam proses belajar mengajarnya sama sekali tidak maksimal dan itu pastinya menghambat siswa ketika ingin mendapatkan ilmu di bangku sekolah. Pemandangan tersebut dapat kita jumpai di SDN Sei Limau yang berlokasi di Desa Sungai Limau Kecamatan Pulau Laut Timur, yang jaraknya tidak terlalu jauh dari pusat ibukota Kabupaten Kotabaru.

Baca juga=TNI dan Polri Kembali Menambah Personil untuk Bangun dan Perbaiki Bangunan Rusak akibat Gempa

Bacaan Lainnya

Sekolah yang kekurangan lokal kelas hanya berjumlah 5 ruangan saja untuk para murid, ditambah 1 ruang kantor dan 1 ruangan perpustakaan tentunya selama proses belajar mengajar tidak maksimal dilakukan, 1 kelas mau tidak mau harus rela bergantian dengan ruangan lainnya. Karena sejatinya sekolah dasar itu sampai kelas 6.

Nah, kini kondisinya semakin diperparah lagi dengan 3 lokal kelas yang sudah tidak bisa dipergunakan kembali karena lantai teras bagian depannya dalam posisi miring atau hampir ambruk. Sehingga waktu pembelajaran yang semestinya didapatkan dengan baik oleh para siswa. Kini, semakin tidak maksimal lagi.

Sebagai informasi, 3 lokal kelas yang pernah di renovasi pada tahun 2017 lalu kondisi yang sekarang sangat memprihatinkan, dengan hampir ambruknya bangunan teras depan tentunya para dewan guru tidak berani mengambil resiko untuk melalukan proses pembelajaran di SDN Sei Limau tersebut. Bahkan, karena keterbatasan ruang kelas. Salah satu ruang dari 3 lokal kelas tersebut harus digunakan meskipun penuh dengan ke khawatiran akan sewaktu-waktu bisa saja ambruk.

Kondisi mulai ambruknya bangunan tersebut terjadi pada awal tahun 2019 lalu karena kemungkinan besar kontur tanah mempengaruhi bangunan diatasnya yang tidak mampu menahan beban. Namun baru sekitar 6 bulan lalu bangunan itu dinyatakan pihak sekolah sudah semakin parah kerusakannya sehingga tidak digunakan lagi.

Diantara 3 lokal kelas itu, dengan terpaksa pihak sekolah menggunakan 1 ruangan yang masih dinilai bisa dipakai untuk menunjang proses belajar bagi siswa.

“Pasti ulun takutan kalau belajar di ruang kelas yang rusak itu, kalau pas ambruk, kayapa kami,” cetus Muhtar kepada wartawan kalselpos.com, salah satu murid kelas 3 dengan nada pelan yang dialognya menggunakan bahasa Banjar.

Melihat hal itu, Kepala Sekolah SDN Sei Limau, Sahrul Fajeri mengatakan bahwa, memang diakuinya sekolah yang ia pimpin memiliki kekurangan lokal kelas sejak dulu. Ditambah lagi dengan ambruknya 3 ruang kelas yang ada semakin menambah sulitnya memberikan fasilitas yang memadai kepada para murid.

“Ruang kelas yang rusak itu adalah kelas 1, 2 dan 3. Untuk sementara, mau tidak mau ruang perpustakaan kami gunakan untuk ruanga kelas dengan fasilitas seadanya. Begitu juga dengan rumah dinas kepala sekolah, yang kalau tidak begitu kemana lagi murid akan belajar di sekolah kami,” ucap Sahrul.

Dikatakannya lebih jauh, beberapa waktu lalu pihaknya sudah mencoba untuk berkoordinasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Kotabaru. Alhasil, aduannya ditanggapi positif dan tim dari Diknas sudah meninjau lokasi ruang kelas yang rusak tersebut.

“Alhamdulillah Diknas menanggapi positif dan kalau tidak salah di tahun 2020 ini akan dibantu pembangunan 1 lokal kelas, sementara sisanya lagi akan di upayakan untuk segera dilakukan perbaikan,” jelasnya kemudian.

Terlepas dari itu, pihak sekolah tetap semangat memberikan pengajaran kepada seluruh siswa SDN Sei Limau. “Mudah-mudahan saja bantuan akan segera terealisasi dengan cepat, karena kalau tidak kasian anak-anak kami disini,” tambahnya.

Ketua Komite Sekolah SDN Sei Limau, Gajali Rahman mengaku miris melihat kondisi sekolah tersebut. Dengan keterbatasan fasilitas seadanya namun guru-guru tetap memberikan yang terbaik bagi pendidikan seluruh siswa.

Baca juga=TNI dan Polri Kembali Menambah Personil untuk Bangun dan Perbaiki Bangunan Rusak akibat Gempa

“Tentu kita berharap bantuan yang akan disalurkan oleh Diknas dapat segera dilakukan untuk menunjang proses belajar mengajar siswa, dan kami dari komite sekolah akan terus mengawal prosesnya dengan baik dan untuk kemajuan dunia pendidikan khususnya di SDN Sei Limau,” harap Gajali.

Penulis : Uzi/Muliana
Editor : Aspihan Zain
Penanggung jawab : SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.