Kecamatan Cempaka dilanda Banjir

BANJARBARU, kalselpos.com – Banjir yang melanda Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru Minggu 5 Januari 2020, diakibatkan sungai di wilayah itu dangkal sehingga tidak mampu lagi menampung debit air akibat curah hujan meninggi.

“Sungai di sana yang dulunya kedalamannya 6 meter, kini hanya 2 meter, akibatnya kalau curah hujan tinggi maka sungai tidak mampu menampung debit air yang begitu tinggi, akibatnya menggenangi permukiman penduduk,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Wahyuddin kepada Kalsel Pos melalui sambungan telepon, Minggu (5/1/2020) petang.

Bacaan Lainnya

Baca juga=Pembangunan Jalan Poros Banjarbaru – Batulicin Terus Digeber

Disampaikannya, selain diakibatkan dangkalnya sungai, banjir juga diakibatkan adanya rumah yang didirikan dibentaran sungai.

“Ada sekitar 30 rumah yang berdiri dibentaran sungai sehingga menghambat arus air. Kedepan Pemda berupaya melakukan normalisasi sungai dan memindahkan 30 rumah warga agar arus sungai tidak lagi terganggu, saat ini masih proses negoisasi,” ujar Wahyuddin.

Kepada warga yang tempat tinggalnya terkena banjir, Wahyuddin menghimbau untuk segera menyelamatkan barang – barang yang masih bisa diselamatkan. Kemudian yang paling penting adalah mematikan aliran listrik.

“Bila banjir datang, segera matikan aliran listrik, sebab waktu kejadian banjir di Jabodetabek, banyak yang lupa mematikan aliran listrik dirumahnya sehingga mengakibatkan korban jiwa akibat terkena sengatan listrik,” ujarnya.

Untuk penanganan banjir yang melanda Kecamatan Cempaka, BPBD Kalsel bersama tim gabungan yang turun ke lokasi sebanyak  150 personel untuk segera melakukan  pertolongan dan evakuasi kepada warga yang terdampak banjir.

“Alhamdulillah sore ini banjir sudah mulai surut. Sebagian besar personel sudah kita tarik, kini yang masih berada dilapangan hanya yang bertugas di  bagian dapur umum dan keamanan,” ujar Wahyuddin.

Sampai berita ini ditulis, informasi yang dikumpulkan Kalsel Pos dari BPBD Kalsel menyebut, ada 159 rumah dan 3 sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terendam banjir, warga sebanyak 456 jiwa dari 179 kepala keluarga (KK).

Baca juga=Pembangunan Jalan Poros Banjarbaru – Batulicin Terus Digeber

Jumlah ini tersebar pada tiga lokasi, Jalan Kertak Baru, Gang Bahagia RT 04, 08, 23, 24 dan 25, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru. Jalan Los Basung 1 dan Jalan Los Basung 2, Kecamatan Cempaka dan Kampung Pelangi, Kelurahan Loktabat Selatan, Banjarbaru Selatan.

Penulis: Anas Aliando
Editor : Bambang CE
Penanggungjawab: SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com