2020 Distan Targetkan 25.000 Hektare Lahan Padi Tertanam

BATULICIN, Kalselpos.com – Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Bumbu manargetkan 25.000 Hektare area lahan pertanian jenis padi pada akhir tahun 2019 hingga 2020.

Hal itu disampaikan Setia Budi selaku Kepala Dinas Pertanian tanahbumbu kepada Kalselpos.com Kamis (12/12) di Gunung Tinggi.

Bacaan Lainnya

Baca juga=Pembangunan Jalan Poros Banjarbaru – Batulicin Terus Digeber

Disampaikannya, masa tanam tahun 2019 terkendala oleh faktor banjir pada awal 2019 dan faktor kemarau selama 5 bulan (april-september) kemarin. sehingga target nya tidak maksimal tercapai.

Disampaikannya, sementara untuk bulan oktober hingga desember 2019 benih padi sudah tertanam oleh para petani sebanyak 2000 hektare.

“Kemungkinan sampai dengan maret 2020 bisa tercapai 15000 hektare tahap tanam itu disebut Okmar (oktober – maret). Setelah itu baru kita kerjakan untuk pelaksanaan Asep nya  (april – september), dengan skala prioritas tanam nya 10.000 hektare lahan padi bisa ditanam di tahun 2019 – 2020 mendatang,” ujarnya.

Dijelaskan nya, untuk sumber dana nya berasal dari APBN dan itu sudah pihaknya ajukan ke Pemerintah Pusat pada pembahasan anggaran untuk 2020 yang dibahas pada bulan akhir november kemarin.

Diungkapkannya, untuk 1 hektare sawah, dibutuhkan 25 Kg benih padi untuk disalurkan kepada para petani. dengan demikian untuk memenuhi kuota yang ditarget kan 25.000 hektare harus tersedia 25.000 Kg benih padi yang siap ditanam.

“Alhamdulillah semua itu disediakan oleh Pemerintah Pusat,”ujarnya.

Setia Budi memaparkan, untuk tata kelola dan infrastruktur irigasi yang ada di tanbu belum begitu memadai. berbeda dengan daerah di Maros (Sulawesi Selatan) infrastruktur irigasi nya sangat baik.

Dicontohkannya, manakala tidak hujan 2 tahun pun pertanian di Maros tetap berjalan. sebab disana ada bendungan besar yang dikelola sebagai pendistribusian air ke berbagai sektor keperluan.

Diterangkannya, berbeda hal nya dengan rencana Dinas PU PR Tanbu, yang akan membanggun Bendungan Kusan di Kecamatan Kusan Hulu, dengan progres awal 2020 hingga selesai nanti manakala hal itu terealisasi maka secara otomatis akan berdampak besar bagi pertanian di Tanah Bumbu.

Baca juga=Pembangunan Jalan Poros Banjarbaru – Batulicin Terus Digeber

“Tidak hujan 2 tahun pun pendistribusian air untuk pertanian tidak jadi masalah. sebab siatem tata kelola dan infrastruktur irigasi nya sudah siap,”pungkasnya.

Penulis :Kristiawan
Editor :wandi
Penanggung jawab :SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com