DKPP Barut terus Kembangkan BBI

  • Whatsapp
BENIH IKAN – Pertemuan dengan para petani membahas pengembangan BBI agar mendapatkan suport dari berbagai pihak.(asli)

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Barito Utara (Barut) akan
mengembangkan Balai Benih Ikan (BBI) Desa Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan. BBI Desa
Trinsing selama ini pamornya tidak begitu populer
=========================
MUARA TEWEH, K.Pos – Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Barito Utara, Ir
Sugeng mengatakan, pihaknya akan mengembangkan dan meningkatkan BBI Desa Trinsing,
karena selama ini pamor BBI Desa Trinsing kurang begitu populer.

“Di BBI Desa Trinsing ini nantinya kita akan berusaha untuk mengembangkan dan meningkatkan
BBI Trinsing ini. Di BBI Trinsing ini kita akan kembangkan pembenihan ikan mas, ikan patin, ikan
lele dan benih ikan lainnya,” kata Ir Sugeng, di Muara Teweh, Minggu.

Baca juga=Warga Desa Juju Baru harapkan Realisasi Listrik

Sugeng juga meminta kepada para petani ikan, agar selalu memberdayakan sarana dan
prasarana yang ada di BBI, baik itu SDM nya, maupun sarana fisik yang ada, sekaligus metode-
metode pengembangannya yang perlu dilaksanakan dalam pengembangan BBI ini.

“Kita mengharapkan petani-petani pembudidaya ikan di Kabupaten Barito Utara tidak lagi
membeli benih ikan dari luar, namun dengan adanya BBI Desa Trinsing yang akan menyediakan
bibit ikan yang diperlukan oleh para petani pembudidaya ikan,” kata Sugeng.

Namun demikian katanya, harus mengikuti mekanisme yang ada berdasarkan Perda Barito
Utara yang mengikat kita  tentang bagaimana tata kelola benih ikan yang baik, sekaligus
bagaimana cara auntuk mendapatkan benih ikan tersebut.

Sugeng juga mengatakan, BBI yang ada di Kecamatan Lahei. Di BBI Lahei ini juga pihaknya
mengembangkan dan memperoduksi benih ikan gurami. Dimana ikan gurami ini sangat
digemari masyarakat.

“Bila ada minat untuk mengembangan dan membudidayakan ikan Gurami ini, karena ikan ini
sangat disukai dan diminati masyarakat, baik di rmah makan, restoran serta warung makan
yang spesial yang ada ikan gurami dan sangat menjanjikan,” katanya.

Kemudian kata Plt DKPP Barito Utara, di Dinas KPP Barito Utara juga mengembangkan ikan lele,
ikan nila dan ikan patin. Diharapkan dalam pengembangan BBI ini mendapatkan suport dari
berbagai pihak.

Sugeng juga mengatakan bahwa beberapa waktu lalu, ada laporan dari petani ikan keramba
yang di Kelurahan Lanjas, bahwa banyak bibit-bibit ikan mas yang mati mendadak. Setelah
dilakukan pemeriksaan bersama bidang perikanan, ternyata ikan dalam keramba tersebut ada
terserang penyakit herpes yang sangat membahayakan.

“Apabila ikan yang terserang penyakit herpes tersebut terus dibiarkan dan berkembang di situ
akan membayakan ikan-ikan lain di sekitar yang ada di dalam keramba,” kata Sugeng.
Dikatakannya, para petani ikan harus berhati-hati dalam membeli bibit atau benih ikan dari luar
yang belum tahu asal usulnya, tidak diketahui sehat tidaknya bibit ikan tersebut dan, tidak
diketahui metode dan pola pembenihannya.

Baca juga=Warga Desa Juju Baru harapkan Realisasi Listrik

“Dan pada akhirnya menimbulkan kerugian kepada para petani ikan itu sendiri. Untuk itu, beli
lah benih-benih ikan yang sudah mempunyai legalitas pembenihannya,” pungkasnya.

Penulis: Asli
Penanggung jawab: SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.