Tingkatkan PAD sektor Pariwisata, Kalsel bisa tiru Desa Kutuh

oleh -228 views
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalsel berfoto bersama usai Kunker di Desa Kutuh Kabupateng Badung Provinsi Bali

DENPASAR, Kalselpos.com – Anggota komisi I DPRD Provinsi Kalsel mengunjungi Provinsi Bali tepatnya di Desa Kutuh Kabupaten Badung guna melihat secara langsung pengembangan aktifitas pariwisata setempat yang mampu menyulap dari desa kategori miskin menjadi wilayah yang produktif dengan cara memajukan sektor wisata sebagai unggulan pendapatan desa.

Baca juga=Setwan Kalsel Study Komparasi ke Denpasar

“Kita tau bahwa desa Kutuh ini menjadi percontohan bagi desa diseluruh Indonesia, dan kita bisa belajar banyak dari sini,” ujar Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalsel, Hj Rachmah Norlias disela-sela kunker Kamis (21/11)

Dari informasi yang diperoleh komisi I bahwa saat ini Desa Kutuh ini sekarang berhasil menjadi wilayah destinasi wisata yang nampu menarik wisatawan dalam dan luar negeri dengan omset pendapatan Rp50 Miliar dan laba bersih bahkan sampai Rp.14,5 Miliar Pertahun. Selain menawarkan keunikan, keragaman serta keindahan Bali yang sudah terkenal menjadi modal utama menarik pariwisata selama ini

“Ya Bali ini kan terkenal dengan sektor pariwisata sehingga menjadi salah satu pemasukan PAD bagi daerahnya,” terang politisi PAN ini

Sementara itu Kepala dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Bali, Putu Anom Agustina mengukapkan, pengembangan desa wisata di Bali ini sangat terasa nyata berpengaruh dalam ekonomi masyarakat di lingkungan desa.

“Ada pendapatan asli desa yang diciptakan oleh masyarakatnya. Padahal Desa Kutuh dulunya terbilang miskin,” terangnya

Pesatnya kemajuan sektor pariwisata di Desa Kutuh ini sambung Putu Anom, secara otomatis bisa meraup pendapatan puluhan milyar setiap tahunnya berdampak positif bagi lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat sehingga Desa Kutuh bukan saja berhasil mengentaskan kemiskinan, akan tetapi jadi model project bagi desa -desa yang lain.

” Saat ini penduduk dengan usia kerja tidak ada lagi yang menganggur” terang Putu Anom

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kalsel, Zulkifli membenarkan keinginan DPRD Kalsel tersebut dan berjanji segera menindaklanjutinya dari kunker ini. Mulai sekarang mengurangi pembangunan ekonomi dengan mengandalkan sektor tambang yang sangat terbatas, solusinya mencari alternatif lain terutama yang ramah lingkungan serta berkelanjutan. Sesuai dengan kondisi-kondisi di daerah yaitu sektor pariwisata.

Baca juga=Setwan Kalsel Study Komparasi ke Denpasar

” Kita banyak sekali mendapat kritikan dari anggota dewan, yang menginginkan dari sekarang Kalsel bisa mencari pemdapatan daerah di sektor pariwisata,” harapnya.

Penulis : Sidik Alfonso
Editor : Aspihan Zain
Penanggungjawab : SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com