Rehabilitasi Rumah Warga Miskin terkendala Status Lahan

oleh -264 views
BANTUAN - Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Matnor Ali didampingi anggota Taufik Husin, saat memberikan keterangan pers kepada wartawan, terkait bantuan bagi warga miskin.(aspihan)

Bantuan yang diberikan melalui beberapa program pemerintah sudah diberikan. Namun
sayangnya, untuk alokasi bantuan rehabilitasi tempat tinggal, masih terganjal status lahan
yang ada di jalur hijau atau milik pemerintah
========================
BANJARMASIN, K.Pos – Komisi IV DPRD Banjarmasin mendesak pemerintah kota setempat, agar
segera mendata dan memberikan bantuan bagi warga miskin yang ada di kota itu.
Sehingga bila ada kucuran dana atau alokasi bantuan sosial yang dapat diberikan, dapat segera
disalurkan dan tepat sasaran.

Baca juga=Kafilah Banjarmasin ikuti MTQ XXXII di Kotabaru

“Sebab bila kita biarkan atau tidak terdata, maka potret kemiskinan warga di kota ini masih
terus terjadi. Dan ini tentu menjadi sebuah penilaian kurang baik bagi kita semua. Ditengah
kemajuan pembangunan yang sedang dilakukan,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin,
Matnor Ali, kepada wartawan, Kamis (7/11) kemarin.

Dikatakannya, baru-baru tadi ada informasi yang sangat membuat miris banyak pihak, dimana
seorang wanita lanjut usia (lansia), Sabariah warga Antasan Kecil Timur (AKT) Dalam RT 17
Kecamatan Banjarmasin Utara, harus tinggal di gubuk yang tidak layak huni bersama seorang
anaknya.

“Beliau tidak memiliki tempat tinggal yang layak, hingga perlu mendapatkan bantuan,”
ungkapnya, usai menggelar rapat dengar pendapat dengan jajaran Dinas Sosial Banjarmasin.

Sejauh ini jelasnya, bantuan yang diberikan melalui beberapa program pemerintah sudah
diberikan. Namun sayangnya, untuk memberikan alokasi bantuan rehabilitasi tempat tinggal,
masih terganjal status lahan yang ada di jalur hijau atau milik pemerintah.

Sedangkan untuk relokasi tempat tinggal juga oleh pihak keluarga masih menolak, seperti
ditempatkan di rumah jompo atau rumah susun sederhana sewa. Karena sang anak masih
bekerja dan tidak ingin jauh dari tempat tinggal orangtuanya.

“Tetapi ini tetap kita upayakan untuk di bantu, dan oleh Dinsos sudah dialokasikan bantuan
swadaya di luar anggaran resmi pemerintah. Termasuk dari para anggota dewan,” ucapnya.
Dalam waktu dekat yakinnya, rehabilitasi tempat tinggal yang bersangkutan segera diberikan,
dengan melakukan koordinasi bersama pihak RT dan kelurahan setempat, agar dapat
direalisasikan bersama.

“Yang pasti tidak kita biarkan, ada warga kota yang kesulitan dan miskin. Terlebih beliau adalah
lansia,” yakinnya, didampingi anggota Taufik Husin.

Terpisah, sehari sebelumnya, anggota DPRD Banjarmasin Hari Kartono mengatakan, dalam
waktu dekat setelah melakukan rapat bersama Dinsos, pihaknya akan melihat langsung kondisi
rumah Sabariah tersebut.

“Dalam waktu dekat kami akan mengunjungi rumah Nenek Sabariah, termasuk memberikan
bantuan,” tandas Hari Kartono, Rabu (6/11).

Baca juga=Kafilah Banjarmasin ikuti MTQ XXXII di Kotabaru

Yang terpenting tambahnya, pendataan secara akurat wajib dilakukan bagi penduduk kurang
mampu di Banjarmasin. “Kota ini sudah tertata dengan baik, namun masih ada rumah tidak
layak huni yang luput dari perhatian pemerintah setempat,” tutupnya.

Penulis: Aspihan zain
Penanggung Jawab: SA Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com