Pemko belajar Sekolah Gratis di SMA SPI Kota Batu

oleh -178 views
SEKOLAH GRATIS - Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, Ketua TP PKK Banjarmasin Hj Siti Wasilah, saat berkunjung ke sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI), di Kota Batu, Jawa Timur.(istimewa)

BANJARMASIN, K.Pos – Sekolah gratis bagi seluruh Nusantara, termasuk dari Kalsel SMA di Selamat Pagi
Indonesia (SPI) Kota Batu, Jawa Timur sudah sangat populer. Tak hanya lantaran misi kemanusian
dimana para siswanya tidak dipungut biaya saat bersekolah di sana, tetapi juga dikarena segudang
pretasinya.

Baca juga=Kafilah Banjarmasin ikuti MTQ XXXII di Kotabaru

Sekolah yang berlokasi di Jalan Pandanrejo No 1 Bumiaji, Kota Batu ini, dipenuhi para siswa dan dewan
gurunya. Saat menerima kedatangan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, Ketua TP PKK Kota Banjarmasin
Hj Siti Wasilah dan jajaran Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, baru-baru tadi.

Kepala SMA Selamat Pagi Indonesia, Risna Amalia Ulfa, beserta beberapa alumni sekolah dan para guru
serta siswanya langsung menyambutnya, dan rombongan diajak sebuah bus mini yang membawa
seluruh tamu menuju gedung sekolah SPI, yang berjarak cukup jauh dari gerbangnya.

“Lingkungan sekolah yang terlihat rapi dan teratur,” ujar H Ibnu Sina, sembari mendengar penjelasan
Kepala Sekolah SPI, Risna Amalia Ulfa.

Sekolah SPI, didirikan pada 1 Juni 2007. Pendirian sekolah tersebut digagas oleh top leader High Dessert,
sebuah perusahaan pemasaran berskala lokal, Julianto Eka Putra.

Bernaung di bawah Yayasan SPI, sekolah tersebut akhirnya terbentuk. Misi dari sekolah yang
mengratiskan seluruh biaya bagi para siswanya itu adalah mengembangkan potensi anak bangsa, agar
menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,
berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis, serta bertanggung jawab
dengan skill yang mumpuni.

Selain diajarkan tentang berbagai macam pelajaran teoritis, para siswanya juga diajarkan cara bercocok
tanam dan mengelola peternakan yang ada di sekolah tersebut.

Satu diantara siswa Tia Frastika yang akrab disapa Ika berusia 16 tahun asal Desa Mantuyan, Kecamatan
Halong, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalsel. Ika sudah 1,5 tahun bersekolah di SPI.
Dia menyatakan akan kembali ke Banua, setelah menyelesaikan studinya di SPI.

Baca juga=Kafilah Banjarmasin ikuti MTQ XXXII di Kotabaru

“Ternyata ada siswa dari
Kalimantan Selatan tepatnya dari Kabupaten Balangan, Namanya Ika dan sudah satu setengah tahun di
sini, rencananya sampai 3 tahun ia di sini,” ungkapnya
Masih menurut H Ibnu Sina, pelajar kelas XI itu memiliki cita-cita yang cukup mulia yakni menjadi
pengusaha kuliner khususnya pembuat kue.

Penulis :Fudail/rel
Penanggung jawab:SA Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com