Laka Kerja,Polsek KPL Periksa 12 Saksi

oleh -360 views
KETERANGAN - Kanit Reskrim Polsek KPL, Iptu Agus Adi (tengah), Hafidz.

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Hari kelima jajaran Polsek KPL Polresta Banjarmasin masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, terkait kecelakaan kerja yang terjadi di Blok K, kawasan peti kemas Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Kamis (21/11/2019) yang lalu.

Baca juga=Debut Perdana, PS Hartati imbangi Banjarmasin Old Star.

“Hingga sampai saat ini sudah ada 12 orang saksi yang dipanggil, ke Mapolsek KPL,” terang Kapolsek KPL Polresta Banjarmasin, AKP Reza Ma’rrufi, melalui Kanit Reskrim Iptu Agus Adi, Senin (25/11).

Disampaikannya, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, termasuk operator alat berat RTG tersebut.

“Kami belum bisa menjelaskan lebih lanjut, karena perkara ini masih dalam pemeriksaan,” ucapnya.

Kejadian sebelumnya, insiden tersebut terjadi di kawasan Peti Kemas, Pelabuhan Trisakti (Blok K), Jalan Barito Hilir, Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Kamis (21/11) pagi sekitar pukul 10:00 Wita.

Laka kerja tersebut menimpa Arifin (48), warga Jalan Barito Hilir, Kompleks Lumba-Lumba Duyung III, Kelurahan Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat Kota Banjarmasin.

Korban yang kesehariannya sebagai petugas telly PT Teds itu, ditabrak RTG, hingga korban bersama sepeda motornya masuk ke dalam kolong RTG.

Melihat tubuh korban terkapar dan ditabrak RTG, membuat geger pekerja setempat, termasuk petugas PT Pelindo III kota Banjarmasin yang ada di lapangan.

Sebelum jenazah diangkut ke RSUD Ulin Banjarmasin, beberapa petugas Polsek KPL dan Inafis melakukan olah TKP. Hal tersebut untuk mengetahui apakah kejadian itu disengaja atau murni kecelakaan kerja.

Kronologis kejadian bermula, ketika rekan korban Margianto (53), meminjam sepeda motor Honda Vixion milik korban untuk mengambil pengisi daya baterai handphone (PowerBank).

Setelahnya mengambil Power Bank, Margianto (53) mencari korban yang merupakan salah satu petugas Teli dan bertemu di lokasi kejadian.

Lanjutnya, Margianto (53) meletakan motor tersebut di samping kontainer yang kebetulan juga menjadi lokasi bantalan perlintasan roda alat berat RTG (alat untuk memindahkan kontainer).

Saat itu rekan korban tersebut ngobrol dengan korban. Tanpa disadari roda RTG yang berada di belakang Margianto (53) bergerak

Sontak, korban langsung berteriak guna memperingatkan Margianto, namun roda tersebut sudah sangat dekat sehingga korban akhirnya mendorong rekannya tersebut hingga berhasil terhindar dari roda tersebut.

Baca juga=Debut Perdana, PS Hartati imbangi Banjarmasin Old Star.

Nahasnya, korban sendiri tak sempat menyingkir sehingga langsung terlindas roda RTG yang berdiameter kurang lebih 2 meter tersebut.

Korban meninggal di tempat. Motor korban yang berada di lokasi juga ikut terlindas.

Penulis:hafiz
Editor:wandi
Penanggung jawab:SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com