Walikota berharap Dewan Smart City diisi Akademisi dan Praktisi

oleh -96 views
SAMBUTAN – Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina, menyampaikan sambutan pada acara penyambutan tamu, seminar internasional dan nasional bertemakan Smart City Governance Based On Digital Servise.(istimewa)

Kota Banjarmasin mendapat kehormatan menjadi lokasi seminar internasional dan nasional
yang dilaksanakan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) bekerjasama dengan Universitas
Brawijaya, Malang dan Pemko Banjarmasin
====================================
BANJARMASIN, K.Pos – Seminar bertemakan Smart City Governance Based On Digital Servise
akan dimulai hari Selasa (8/10) bertempat di ULM Banjarmasin.

Selain dihadiri para rektor universitas dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, juga dihadiri
para guru besar dari negara lain seperti, Profesor Samrit Yosomsakdi dari Burapha University
Thailand, kemudian Dr Amrat Anantantorn dari Burpha University Thailand dan Profesor Madya
Dr Azizah dari Utara University Malaysia.

Baca juga=HUT TNI, Kapolsek Banjarmasin Timur Gelar Syukuran

Saat kegiatan welcome dinner yang dilaksanakan di Café Terapung di Siring Balai Kota
Banjarmasin, salah satu rangkaian acaranya adalah Pelatikan Pengurus IKA Alumni Komisariat
Fakultas Ilmu Administrasi Wilayah Kalsel, oleh Wakil Rektor 3 Universitas Brawijaya, Profesor
Abdul Hakim MS, disaksikan langsung oleh Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina.

Dalam sambutannya, H Ibnu Sina mengatakan, seminar yang dilaksanakan ULM dan Brawijaya
itu sangat bermanfaat bagi Pemko Banjarmasin.
Sebab, Kota Banjarmasin adalah salah satu kota di Indonesia yang masuk dalam 100 kota
menuju smart city Indonesia, dan saat ini terus melakukan pembenahan.

“Saya kira apa yang akan kita bicarakan besok akan bermanfaat sekali untuk Kota Banjarmasin,”
ujarnya, saat menyampaikan sambutannya.

Menyinggung tentang konsep smart city, orang nomor satu di kota berjulujk seribu sungai ini
kemudian menuturkan, bahwa dalam konsep pentaholic terdapat beberapa bagian didalamnya
seperti akademisi, bisnismen, comunity, goverment dan media. Karena itu, ia berpendapat
konsep pentaholic harus bisa disinergikan.

“Karena itu kami merasa apa yang akan kita lakukan malam ini sampai besok dalam
pelaksanaan seminar joint international, merupakan aplikasi dari pentaholic, sehingga masing
masing punya fungsi dan peran,” ucapnya
Dalam konsep smart city, katanya lagi, pemerintahan adalah user yang harus bisa
mengkomunikasikan apa kebutuhannya. Makanya, dalam susunan Dewan Smart City
Banjarmasin iapun berharap nantinya akan diisi oleh akademisi dan praktisi, sehingga bisa
menjadi satu bentuk kolaborasi.

Baca juga=HUT TNI, Kapolsek Banjarmasin Timur Gelar Syukuran

“Kolaborasi ini dapat menjadi spirit bersama kota-kota di Indonesia,” katanya.
Harapan lain yang disampaikan saat itu adalah, dengan hadirnya para guru besar dari berbagai
universitas itu, dapat memberikan berkah bagi Kota Banjarmasin, sehingga bisa menjadi salah
satu kota terdepan di Indonesia.

Penulis:Fudail/rel
Penanggung jawab: SA Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com