Pertemuan APEKSI bahas Hak Penyandang Disabilitas

oleh -124 views
APEKSI - Pertemuan tingkat tinggi Wali Kota untuk Kota Inklusi ke 8 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), di Best Western Kindai Hotel, Banjarmasin, Kamis (3/10).(fudail)

Pertemuan tingkat tinggi walikota untuk Kota Inklusi ke-8, Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh
Indonesia (APEKSI) Inklusif, dirangkai dengan Lokakarya Perencanaan dan Pembangunan Kota
Inklusif Disabilitas Berbasis Data, dilaksanakan di Best Western, Kindai Hotel, Banjarmasin,
Kamis (3/10)
===========================
BANJARMASIN, K.Pos – Pertemuan tersebut digelar sejak tanggal 2  Oktober 2019, dengan
membahas tentang kemajuan kota inklusif di setiap daerah, demi menyetarakan hak-hak para
penyandang disabilitas.

Baca juga=Bupati Sambut Mahasiswa KKN UIN Antasari Banjarmasin

Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina mengungkapkan, pada pertemuan APEKSI itu terdapat 13
perwakilan kota yang berhadir sekaligus bergabung menjadi anggota baru.
“Dengan 13 kota yang bergabung dalam APEKSI ini, maka Alhamdulillah anggotanya kini
bertambah menjadi 27 kota APEKSI inklusif,” ujar Ibnu Sina, kepada wartawan, kemarin.

Menurutnya, ada tiga konsep program yang ingin dicapai dalam kegiatan itu, yakni pertama
regulasi yang jelas bagi para penyandang disabilitas, pembangunan fasilitas dan pelayanan
publik serta kepedulian masyarakat.

“Seluruh program itu tidak lepas dari peran pemerintah. Bahkan di Kota Banjarmasin sudah
melengkapi salahsatu hak penyandang disabilitas dengan membangun trotoar ramah difabel,
sarana prasarana kantor-kantor pelayanan publik dengan akses untuk difabel,”katanya.

Sementara, Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore menyampaikan rasa terimakasih kepada walikota
Banjarmasin atas kepemimpinan dan inisiatifnya, untuk mempromosikan dan melindungi
sertamemenuhi hak-hak para penyandang cacat di kota ini.

“Sangat penting bagi kota lainnya, melihat contoh Banjarmasin melakukan sesuatu dalam hal
mempromosikan akses fisik, misalnya membuat lingkungan para penyandang cacat tidak
memiliki hambatan untuk mendapatkan manfaat dari hal-hal yang sama seperti yang dilakukan
orang lain,” ungkap Jefri Riwo Kure.

Hal ini pula tambahnya, dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain di Kalimantan Selatan dan
juga di seluruh Indonesia, melihat peran dan pencapaian yang dilakukan oleh Pemko
Banjarmasin dalam memenuhi hak penyandang disabilitas.

Terpisah, dalam kegiatan welcome dinner yang dipusatkan di Restauran Terapung, Siring Balai
Kota Banjarmasin, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina menjelaskan, kegiatan bertemakan “Kota
Inklusif, Semua Kota Bisa” bertujuan menyamaratakan untuk kesetaraan masyarakat ditingkat
sosial maupun ekonomi.

Baca juga=Bupati Sambut Mahasiswa KKN UIN Antasari Banjarmasin

“Dengan pertemuan ini diharapkan pengelolaan daerah kota, kabupaten untuk penyandang
disabilitas disemua kota inklusi, hal ini sebagai wujud dari kepedulian pemerintahan kepada
seluruh kota inklusi,” ucapnya, Rabu (2/10).

Penulis: Fudail/aspihan zain
Penanggung jawab:SA Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com