Ornamen Bandara diminta Tampilkan Khas Banjar

oleh -164 views
Komisi III DPRD Provinsi Kalsel menggelar RDP bersama mitra kerja dari Dishub, ESDM dan PT Angkasa Pura I.(Sidik)

BANJARMASIN, Kalselpos.com – PT Angkasa Pura I mendapat masukan dari Komisi III DPRD Provinsi Kalsel terkait desain ornamen mulai kultur budaya, agamis, bahasa hingga kuliner di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru Kalsel.

Baca juga=HUT TNI, Kapolsek Banjarmasin Timur Gelar Syukuran

Hal ini dikemukakan Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalsel, Syahrujani kepada Kalselpos Jumat (04/10) disela-sela Rapat Dengar Pendapat (RDP) di gedung rumah Banjar bersama dinas perhubungan beserta pemangku kepentingan lainnya.

“Kami ingin sekali di Bandara Internasional Syamsuddin Noor ini, terdapat ornamen lokal khas banjar ” katanya.

Ia menambahkan, selain konsep tersebut di setiap pengumuman dimasukkan bahasa banjar, ada suara azan ketika memasuki waktu salat tiba yang didengar oleh seluruh calon penumpang dan hal ini sangat penting guna mengingatkan kaum muslimin akan kewajibannya untuk mendirikan salat

“Saat azan dikumandangkan, agar terdengar oleh seluruh calon penumpang ketika menunggu keberangkatan,” terang Syahrujani.

Kemudian hal penting lainnya adalah untuk sektor ekonomi kerakyatan harus disediakan tempat jualan oleh-oleh dan makanan khas Banjar serta jangan lupa jajanan yang aman bagi anak-anak kita, sehingga ada kesan yang mendalam ketika buah tangan itu dibawa para penumpang ke daerahnya dan pelaku usaha atau industri rumahan lokal yang banyak dikelola masyarakat bisa terus berkembang dari segi perekonomiannya.

” Ini potensi besar yang bisa diperkenalkan kepada orang luar disamping harapan kita dampak positif bagi pendapatan masyarakat,” harap politisi Golkar ini.

Bukan itu saja sambung Sahrujani, Ia juga berharap tenaga kerja lebih mengutamakan warga Kalsel, begitu pula menyangkut akses jalan menuju terminal baru.

“Sudah diperoleh keterangan dari Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel yang menyatakan sudah terdapat akses jalan alternatif,” beber pria ramah ini.

Sebelumnya di waktu bersamaan Komisi yang membidangi infrastruktur, pembangunan dan ESDM ini lebih dulu mengundang sejumlah pemangku kepentingan seperti PT Angkasa Pura, Dinas Perhubungan dan Dinas ESDM untuk audiensi terkait progres pembangunan Bandara ini, langkah tersebut ditempuh guna meminta keterangan sejauh mana perkembangan pelaksanaan perluasan terminal bandara terbesar di Kalimantan itu.

Baca juga=HUT TNI, Kapolsek Banjarmasin Timur Gelar Syukuran

“Dalam waktu dekat ini kami melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pengembangan Bandara Syamsuddin Noor ini,” tukasnya.

Penulis : Sidik Alfonso
Editor : Aspihan Zain
Penanggungjawab : SA Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com