Operasi Zebra Dimulai, ini yang Perlu Diketahui Pengendara

oleh -256 views

AMUNTAI, Kalselpos.com – Kepolisian di seluruh Indonesia mulai melaksanakan Operasi Zebra Intan tahun 2019. Tidak terkecuali Polres Hulu Sungai Utara (HSU).

Operasi ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan di Halaman Mapolres HSU, Selasa (23/10).

Baca juga=DPMD HSU gelar Rakor Program Inovasi Desa 2019

Kapolres HSU AKBP Ahmad Arif Sopiyan, S.I.K mengatakan, apel gelar pasukan dilaksanakan selama 14 hari sejak 23 Oktober hingga 5 November 2019 dengan cara bertindak penegakan hukum disertai preemtif dan preventif secara selektif prioritas.

“Ops Zebra Intan dilaksanakan dalam rangka, meningkatkan kesadaran masyarakat serta kepatuhan hukum masyarakat, dalam berlalu lintas guna mewujudkan situasi kamseltibcarlantas yang kondusif menjelang natal tahun 2019 dan tahun 2020,” terang Arif saat membacakan sambutan tertulis Kapolda Provinsi Kalimantan Selatan.

Sasaran Operasi Zebra Intan menyesuaikan dengan trend karakterisrik di kewilayahan, seperti Keabsahan surat – surat kendaraan R2/R4 yang tidak sesuai dengan ketentuan Perundang – Undangan (STNK dan TNKB), Pengemudi yang tidak memiliki SIM, Pengemudi R2/R4 menggunakan lampu isyarat lalu lintas (Rotator/strobo), Kendaraan yang melanggar berat muatan, tidak sesuai peruntukannya, Pengemudi yang surat izin mengemudi tidak sesuai kendaraan/peruntukannya. Selain itu, Pengemudi kendaraan yang masih dibawah umur, Pengemudi yang melanggar rambu marka dan peraturan lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Sementara itu, Kasat Lantas HSU AKP. Sabilal Mahmud mengungkapkan, pelaksanaan, operasi Zebra Intan Tahun 2019 kali ini, ada beberapa proritas pelanggaran yang menjadi sasaran operasi, karena berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalulintas.

“Dalam Kegiatan Operasi ini Kami meminta Masyarakat agar melengkapi Surat-surat kendaraan saat akan berkendara dan juga tertib berkendara, menggunakan Helm yang Standar SNI dan pergunakan sabuk pengaman saat berkendara Roda Empat serta turut berupaya memiliki pola pikir untuk menghindari kejadian Laka Lantas, ” himbau Kasat Lantas Polres HSU.

Dalam OPS Zebra pihaknyamelaksanakan pola 80 persen penindakan dengan tilang (represif) terhadap tujuh pelanggaran prioritas, 10 persen preemtif (himbauan) dan 10 preventif (pencegahan).

Baca juga=DPMD HSU gelar Rakor Program Inovasi Desa 2019

“Dengan dilaksanakan penegakan hukum terhadap sasaran prioritas tersebut maka operasi Zebra ini dapat mendorong meningkatanya disiplin masyarakat dalam berlalulintas, meminimaliasir kecelakan, meningkatakan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sehingga terwujudnya situasi Kamseltibcar lantas menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020,” tutupnya.

Penulis: adiyat
Editor: wandi
Penanggung Jawab : SA Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com