Estimasi Pendapatan Daerah HSU Tahun 2020 Naik 2,05 %

oleh -225 views
AMUNTAI, K.Pos – Pendapatan daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada tahun 2020 di estimasikan akan mengalami kenaikan sebesar 2,05 % dibandingkan tahun anggaran 2019.

Demikian ditekankan oleh Bupati HSU H Abdul Wahid HK pada rapat paripurna DPRD dengan agenda Penyampaian Penjelasan Kepala Daerah mengenai Raperda tentang APBD Kabupaten Hulu Sungai Utara Tahun Anggaran 2020, bertempat di aula DPRD HSU,Rabu (2/10) tadi.

Baca juga=Ratusan Warga Amuntai ikuti Senam GERMAS

“Dalam rancangan APBD tahun 2020, target estimasi pendapatan daerah sebesar Rp.999.321.205.440
(sembilan ratus sembilan puluh sembilan miliar tiga ratus dua puluh satu juta dua ratus lima ribu empat ratus empat puluh rupiah ),” jelas Wahid.

Menurut Wahid , jika dibandingkan pada pendapatan daerah HSU dalam APBD murni tahun 2019 yaitu sebesar Rp.979.217.080.130 ( sembilan ratus tujuh puluh sembilan miliar dua ratus tujuh belas juta delapan puluh ribu seratus tiga puluh ribu),maka akan terjadi kenaikan pendapatan daerah sebesar Rp. 20.104.125.310
(dua puluh miliar seratus empat juta seratus dua puluh lima ribu tiga ratus sepuluh rupiah) atau sekitar 2.05 % dari tahun sebelumnya.

“ini usaha kita untuk meningkatkan kemajuan,kemandirian,kesejahteraan bagi daerah dan masyarakat Hulu Sungai Utara. Terlebih lagi agenda rapat paripurna ini tentang penjelasan kepala daerah tentang APBD Kabupaten HSU 2020 yang tentu sangat penting artinya bagi daerah dan masyarakat HSU,” tutur Wahid.

Hal tersebut seiring upaya mendukung visi HSU  Maju,Mandiri,Sejahtera,Agamis,dan Produktif (MANTAP) untuk masa jabatannya sebagai Bupati HSU periode 2017-2022.

“Kami berharap seluruh komponen masyarakat mendukung visi tersebut,” harap Wahid.

Sebelumnya, Ketua DPRD HSU Almien Ashar Safari saat membuka rapat paripurna menyampaikan bahwa merupakan sebuah kewajiban pemerintah daerah dan DPRD pada setiap tahun berjalan untuk melakukan pembahasan kebijakan dan penganggaran pendapatan dan belanja daerah tahun berikutnya.

CHal ini penting dan strategis karena produk kebijakan tersebut adalah APBD yang nantinya akan menjadi alat ukur bagi pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah dalam satu tahun ke depan,” Ujar Almien.

Menurut Almien, APBD akan menjadi instrumen yang menjamin terciptanya disiplin dalam pengambilan keputusan terkait dengan kebijakan pendapatan maupun belanja daerah.

Baca juga=Ratusan Warga Amuntai ikuti Senam GERMAS
Oleh karena itu, guna mengetahui struktur APBD tahun 2020, diperlukan penyampaian penjelasan Kepala Daerah mengenai APBD Kabupaten Hulu Sungai Utara Tahun Anggaran 2020.

Penulis: Adiyat/diskominfo
Penanggung jawab:SA Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com