7 Juta Lebih Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan

oleh -299 views
BARANG ILEGAL - Barang legal hasil sitaan Kanwil Bea dan Cukai Kalimantan Selatan dan KPPBC TMP B kota Banjarmasin di ruangan kantor Bea Cukai Kalsel (Hafidz).

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Kanwil Bea dan Cukai Kalimantan Selatan dan KPPBC TMP B kota Banjarmasin melakukan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) yang mana barang-barang tersebut berupa, Barang Kena Cukai (BKC) Ilegal dan kiriman pos luar negeri yang tidak memenuhi ketentuan larangan atau pembatasan dari instasi terkait. Rabu (23/10) Siang.

Baca juga=Banjarmasin siap Jadi Tuan Rumah Festival HAM

“Pemusnahan eks tegahan barang kena cukai dan kiriman pos ini adalah sebagian dari keseluruhan hasil penindakan selama tahun 2018 sebagai tindak lanjut setelah keluarnya status penetapan barang menjadi barang milik negara untuk tujuan dimusnahkan,” terang Kepala Kantor Bea Cukai kota Banjarmasin, Firman Sane Hanafiah kepada awak media.

Dijelaskannya, peredaran barang kena cukai tersebut telah melanggar Pasal 29 ayat (1) UU Nomor 11 Tahun 1995 JO. UU Nomor 39 Tahun 2007 tentang cukai, bahwa barang kena cukai hanya boleh ditawarkan, diserahkan, dijual atau disediakan untuk dijual, setelah dikemas dan dilekati pita cukai yang diwajibkan.

Ia menambahkan, sedangkan pelaku dapat dikenai sanksi pidana sesua ketentuan Pasal 54 UU Nomor 11 Tahun 1995 Jo. UU Nomor 39 Tahun 2007 tentang cukai.

“Pidana penjara paling sedikit satu tahun dan paling lama lima tahun atau denda paling sedikit dua kali nilai cukai paling banyak sepuluh kali nilai cukai yang harus dibayar,” ucapnya.

Disampaikannya, barang kena cukai ilegal ini didistribusikan oleh pemiliknya melalui ekspedisi kiriman laut dengan menyamarkan nama dan alamat penerima barang serta jenis barang.

“Sehingga pada saat dilakukan penindakan kami cukup sulit untuk dilacak penerima barang yang sesungguhnya, Namun ada juga para pelaku bisnis ilegal yang berupaya menyelundupkan melalui paket kiriman udara,” bebernya.

Dikatakannya, pemusnahan ini adalah hasil penindakan prieode 2018 sampai Januari 2019 oleh seksi penindakan dan penyidikan. “Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan bahwa barang kena cukai ilegal tersebut tidak ditemukan pemiliknya sehingga ditetapkan menjadi barang milik negara,” tegasnya.

Adapaun rincian barang yang dimusnhakan yaitu, Rokok (Kanwil Bea Cukai Kalimantan Selatan) sebanyak 2.906.268 batang, Rokok (KPPBC TMP B Banjarmasin) sebanyak 4.290.072 Batang, HPTL (Liquid Vape) 28.146 ml, dan paket kiriman pos berupa sex toys, komik porno, dan suplemen sebanyak 47 paket.

Baca juga=Banjarmasin siap Jadi Tuan Rumah Festival HAM

“Dari hasil penyitaan barang tersebut diperkirakan kerugian negara sebesar Rp. 2.808.030.900,” pungkasnya.

Penulis:hafiz
Editor:wandi
Penanggung jawab:SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com