Wabup Syamsuri Sampaikan Raperda APBD 2020 Rp. 1,1 T Lebih‎

oleh -299 views
MENYAMPAIKAN- Wakil Bupati HSS, Syamsuri Arsyad, saat menyampaikan raperda APBD 2020.‎(Humas)

KANDANGAN, Kalselpos.com– Wakil Bupati (Wabup), Syamsuri Arsyad, menyampaikan Rancangan Peraturan daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020. Raperda APBD 2020 tersebut, disampaikan Wabup Syamsuri dalam rapat paripurna, yang dipimpin oleh Ketua DPRD HSS, Akhmad Fahmi, Senin (30/5).

MENYERAHKAN- Wakil Bupati HSS, Syamsuri Arsyad, menyerahkan draf raperda APBD 2020 kepada Ketua DPRD HSS, Akhmad Fahmi.(Humas)
02. PIMPIN SIDANG-‎ Ketua DPRD HSS, Akhmad Fahmi, memimpin rapat paripurna penyampai raperda APBD 2020.(Humas)‎

Baca juga=Pelatih Barito Djajang Nurjaman cicipi Ketupat Kandangan Kalselpos

Dalam penyampaian Raperda APBD 2020 tersebut, Wabup Syamsuri menjelaskan, tema pembangunan Kabupaten HSS 2020 adalah peningkatan layanan dasar dan infrastruktur yang menunjang sektor perekonomian serta reformasi birokrasi.

Dikatakannya, prioritas pembangunan dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD, meliputi pembangunan manusia melalui peningkatan pelayanan dasar, peningkatan produktivitas sosial dan ekonomi, pembangunan Sumber Daya Alam (SDA) dan lingkungan hidup, pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, dan peningkatan kualitas birokrasi dan pelayanan publik.

PIMPIN SIDANG-‎ Ketua DPRD HSS, Akhmad Fahmi, memimpin rapat paripurna penyampai raperda APBD 2020.(Humas)‎

Secara garis besar, jelas wabup, struktur Raperda tentang APBD 2020, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp1.184.112.805.000. “Target ini, mengalami kenaikan sebesar 16.04 persen dibandingkan dengan target APBD murni  2019,” ujarnya.

‎Estimasi pendapatan daerah yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, dan Lain-lain pendapatan daerah yang hah.

Untuk PAD 2020 ditargetkan sebesar Rp.149.982.513.000, mengalami penurunan sebesar 3.12 persen  jika dibandingkan dengan target APBD TA 2019.

“Penurunan PAD dipengaruhi oleh adanya perubahan ketentuan pengelompokan pendapatan belanja operasional sekolah untuk SD dan SMP Negeri,” ujarnya.‎


Sementara ‎dana perimbangan ditargetkan sebesar Rp.766.234.183.000, mengalami kenaikan sebesar 9.74 persen dibandingkan dengan APBD 2019, dan penerimaan lain-lain pendapatan daerah yang sah ditargetkan sebesar Rp.267.896.109.000, meningkat sebesar 60.88 persen,‎ terdiri dari pendapatan hibah, dana bagi hasil pajak dari provinsi, dana insentif daerah, dan dana desa.

Baca juga=Pelatih Barito Djajang Nurjaman cicipi Ketupat Kandangan Kalselpos

“Untuk ‎dana insentif daerah‎ dan dana desa akan disesuaikan dengan alokasi definitif dari pemerintah pusat yang tertuang dalam APBN,” jelas wabup.‎

‎Penulis : Sofan
Editor : Wandi
Penangung Jawab : SA Lingkar ‎

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com