STIT Assuniyyah Tambarangan Resmi Mulai Kuliah Perdana

oleh -181 views

RANTAU, Kalselpos.com – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Assuniyyah Tambarangan baru berdiri tahun 2019, memulai Stadium General kuliah perdana yang dikuti sebanyak 80 mahasiswa. Rabu (11/9) kemarin bertempat Pendopo Balahendang Rantau.

Baca juga=Kodim Rantau Gelar Lomba Tari Perang Dayak

Pembukaan secara resmi dibuka oleh Bupati Tapin HM Arifin Arpan dalam hal ini di Wakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan H Muzakkir Astam. Kuliah perdana mendatangkan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin Prof Dr Mujiburrahman MA.

Sambutan tertulis Bupati Tapin dibacakan Asisten Ekobang mengatakan, atasnama Pemerintah Kabupaten Tapin saya menyambut baik dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan seluruh pihak civitas akademika yang telah menyiapkan perkuliahan perdana ini.

Berharap selain sebagai wahana untuk bertukar pikiran sekaligus ajang silaturahmi juga sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan dan sekaligus mampu membuka wawasan di kalangan mahasiswa, ” ujarnya.

Dengan perkuliahan perdana berharap adik-adik mahasiswa bisa menjadi generasi penerus berkualitas yang memiliki kecerdasan spiritual dan leadership untuk membangun kejayaan Indonesia dan dapat merubah nasib negeri ini khususnya daerah kita yang sangat kita banggakan ini.

Manfaatkan kegiatan kuliah umum ini dengan sebaik mungkin sehingga dapat menjadi bekal dalam menjalankan perkuliahan maupun kehidupan sehari-hari .

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Ma’Arif Assuniyyah Tambarangan KH Imansyah Amir Lc mengatakan, mendirikan perguruan tinggi cukup lama sekitar 5 (lima) tahun dan baru sekarang sudah berdiri sendiri dengan memulai perkuliahan perdana untuk satu jurusan yaitu pendidikan agama islam.

Sebelumnya sudah ada STIT Assuniyyah Tambarangan namun masih bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Darul Ulum Hulu Sungai Selatan, karena ijin operasional belum terbit.

Dengan dibukanya STIT Assuniyyah Tambarangan tentunya sebagai pilihan bagi warga Tapin meneruskan pendidikannya ke tingkat tinggi tidak perlu lagi jauh-jauh keluar daerah cukup dalam negeri sendiri dalam menempun pendidikan agama Islam.

Adapun ciri khas Keluaran dari kuliah di STIT ini, alumni pandai membaca kitab kuning.

Sementara Ketua STIT Assuniyyah Tambarangan M Iqbal melaporkan, mahasiswa yang mengikuti perkuliahan perdana sebanyak 29 mahasiswa untuk jurusan Pendidikan Agama Islam kemudian dikuti oleh mahasiswa yang ada sebanyak 51 masih kerjasama dengan STIT Darul Ulum HSS jadi totalnya sebanyak 80 mahasiswa.

Kuliah perdana mengangkat tema, ” tantangan dan peluang era digital bagi perguruan tinggi islam.” Mendatangkan Rektor UIN Antasari Banjarmasin Prof Dr Mujiburrahman MA.

Dengan pembukaan ini tentunya menginformasikan kepada seluruh warga masyarakat khususnya yang hadir disini bisa menyampaikan kembali kalau ada putra dan putri tapin untuk menuntut ilmu agama, cukup di STIT Assuniyyah Tambaran tidak perlu jauh-jauh keluar daetah.

“Jadi Kabupaten Tapin sudah ada tempat belajar untuk memperdalam ilmu pendidikan islam yang lebih tinggi lagi, “ujarmya.

Baca juga=Kodim Rantau Gelar Lomba Tari Perang Dayak

Sementara untuk tenaga pengajar sudah siap sebanyak 12 orang tentunya keluaran dari Hadramaut Yaman.

Penulis: Dillah
Editor:Wandi
Penanggung jawab:SA Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com