Kinerja BUMD Kalsel belum Maksimal

oleh -1.273 views
Abdul Haris Makkie, Sekdaprov Kalsel.(Anas Aliando)

BANJARBARU, kalselpos.com – Warning untuk para direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Kalimantan Selatan. Jika kinerja tidak maksimal dalam menjalankan tugas, maka siap – siap untuk dirombak.

Baca juga=Pilwali Banjarbaru, Empat Calon sudah Mendaftar ke PDIP

Hal tersebut diutarakan Sekdaprov Kalsel Abdul Haris Makkie kepada wartawan, Jumat (6/9/2019) di Kantor Sekdaprov Kalsel Banjarbaru, dalam menanggapi kinerja sejumlah BUMD yang kinerjanya dinilai kurang maksimal.

“BUMD selama ini dinilai sudah mampu memberikan kontribusi. Namun belum maksimal. Tentu saja ini menjadi catatan tersendiri dan kami akan melakukan evaluasi kinerja. Bisa saja jajaran manajemen kita rombak,” ujar Abdul Haris.

Disampaikannya, kini Pemprov Kalsel terus melakukan evaluasi terhadap kinerja manajemen dan melakukan kajian sehingga bisa diketabui masalah apa yang dihadapi sejumlah BUMD tersebut. “Kita lakukan kajian dan evaluasi sehingga bisa diketahui persoalan yang dihadapi. Kita terus akan kawal dan dorong,” tegasnya.

Abdul Haris menguraikan, sampai Tanggal 5 September 2019, terdapat pertambahan penerimaan dari BUMD berdasarkan RUPS tahun 2018 yakni, Bank Kalsel Rp20,2 miliar, PT Jamkrida Rp239,4 juta, PT  Askrida Rp350,4 juta dan PT Bangun Banua Rp828,2 juta.

Baca juga=Pilwali Banjarbaru, Empat Calon sudah Mendaftar ke PDIP

“Kinerja BUMD Provinsi Kalsel sudah mampu memberikan kontribusi atau penerimaan daerah dalam bentuk deviden. Jumlahnya ini yang akan terus kita dorong agar lebih meningkat,” ujarnya.

Penulis: Anas Aliando
Penanggungjawab: SA Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com