RSUD Sultan Suriansyah mulai Beroperasi

oleh -112 views
VISIT RUANGAN - H Ibnu Sina dan H Hermansyah didampingi Kadis Kesehatan Kota Banjarmasin dan Direktur RSUD Sultan Suriansyah, melakukan visit tour keseluruh ruang pelayanan medis.(istimewa)

Pengoperasian (soft opening) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah resmi dimulai
sejak hari Senin (12/8)
================================
BANJARMASIN, K.Pos – Hal ini ditandai dengan dibukannya beberapa pelayanan medis, yang telah
ditunjang dengan peralatan medis serta Sumber Daya Manusia (SDM)-nya seperti, pelayanan instalasi
gawat darurat selama 24 jam.

Baca juga=Damai Mediawan nahkodai AMPI Banjarmasin

Kemudian 12 pelayanan poliklinik yaitu, Poliklinik Penyakit Dalam, Poliklinik Kebidaan dan Kandungan,
Poliklinik Bedah, Poliklinik Anak, Poliklinik Saraf, Poliklinik Rehabilitasi Medis, Poliklinik THT, Poliklinik
Jiwa, Poliklinik Gigi dan Mulut, Poliklinik Gizi, Poliklinik Patologi Anatomi, Poliklinik Medical Check up,
dan pelayanan pemeriksaan laboratorium.

Rencanannya, pengoperasian total seluruh pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut akan
dilaksanakan pada bulan September nanti, atau bertepatan dengan harijadi Kota Banjarmasin ke 493.

Menurut Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, pengoperasian rumah sakit tersebut merupakan sebuah
catatat sejarah bagi seluruh lapisan masyarakat kota ini.

Sebelum rumah sakit tersebut beroperasi, dari beberapa kota di provinsi ini hanya kota ini yang belum
memiliki rumah sakit.

Namun, dengan dilakukannya ujicoba pengoperasian rumah sakit tersebut, maka pelayanan kesehatan
bagi warga kota berjuluk seribu sungai, sudah sama dengan daerah lain.

“Mudah-mudahan ini menjadi rumah sakit kebanggaan kita semua. Inilah hasil kolaborasi dan juga
kerjasama kita, Kayuh Baimbai untuk mewujudkan rumah sakit kebanggaan,” ujarnya, saat meresmikan
ujicoba pengoperasian rumah sakit tersebut.

Pelayanan kesehatan dasar yang dimiliki kota ini terdiri dari 26 Puskesmas, 32 Puskesmas Pembantu, 24
Puskesmas Keliling, 50 Puskesdes, kemudian 354 posyandu, apotik dan balai pengobatan yang tersebar
di seluruh kecamatan.

Dari hasil penelitian, lanjut H Ibnu Sina, tahun 2016 lalu, jumlah kunjungan di Puskesmas dan
jaringannya sekira 700 ribu kunjungan.

Sehingga, dengan pengoperasian RSUD Sultan Suriansyah ini, ia berharap seluruh lapisan bisa bersyukur
dan ikut berbangga karena akhirnya Kota Banjarmasin diusiannya yang ke 493 tahun, bisa memiliki
rumah sakit umum daerah sendiri.

Kadis Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi dalam kesempatan tersebut menjelaskan, sejak
tanggal 1 Agustus 2019 lalu, rumah sakit tersebut telah memiliki izin operasional.

Atas dasar itu, maka
upaya persiapan pengoperasiannya pun dilakukan jajaran Pemko Banjarmasin.

“Jadi persiapannya itu baik menyangkut sumber daya manusianya seperti berbagai macam kegiatan
pelatihan, workshop dan seminar, dan juga beberapa karyawan telah dilakukan, termasuk melakukan
persiapan pengadaan alat-alat kesehatan dan non kesehatan, 95 persen sudah terpenuhi semua,”
katanya.

Terkait dengan akreditasi rumah sakit, mantan Wadir RSJ Sambang Lihum Kalsel ini kembali
mengatakan, saat ini pihaknya telah mempersiapkan dengan membentuk panitia tim akreditasi Rumah
Sakit Sultan Suriansyah.

Bahkan, tuturnya, Tim Komite Akreditasi Rumah Sakit Jakarta sudah memberikan isyarat akan
melakukan akreditasi pada bulan November nanti dengan mengevaluasi 3 bidang pelayanan, yang
menjadi bahan evaluasi dari tim KARS.

Baca juga=Damai Mediawan nahkodai AMPI Banjarmasin

Soft opening rumah sakit tersebut, selain dihadiri Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah, seluruh
kepala SKPD lingkup Pemko Banjarmasin juga terlihat hadir dalam kegiatan tersebut.

Penulis: Fudail/rel
Penanggungjawab: SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com