Rencana Kalimantan jadi Ibukota Negara masuk RPJMN 2020-2024

oleh -251 views
REGIONAL – Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, saat menghadiri kegiatan Konsultasi Regional dalam rangka Penyusunan RPJMN, di Balikpapan.(istimewa)

Rencana  Pulau Kalimantan dijadikan sebagai Ibukota Negara, akhirnya masuk dalam
pembahasan dikegiatan Konsultasi Regional, dalam rangka Penyusunan Rancangan Awal
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, di Ball Room Hotel
Novotel, Balikpapan
================================
BANJARMASIN, K.Pos – Dalam salah satu sambutannya saat pembukaan kegiatan tersebut,
Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro menilai, Program Pemprov Kalsel yakni
menyatukan lima wilayah terdiri 2 kota dan 3 kabupaten menjadi kawasan Metropolitan yang
disebut Banjarbakula (Kota Banjarmasin-Kota Banjarbaru-Kabupaten Banjar–Kabupaten Barito
Kuala- dan Tanah Laut) sangat relevan dengan rencana pemerintah pusat tersebut.
Hingga 5 tahun ke depan, jelas Bambang lagi, pembangunan di Indonesia , selain
mengutamakan pembangunan manusia, fokus utama lain yang akan dilakukan pemerintah
adalah membangun infrastruktur.

Baca juga=Dandim1007/Banjarmasin Bergeser

Karena itu, ia berharap, pembangunan infrastruktur di Pulau Kalimantan harus diutamakan.
“Saya berharap pembangunan infrastruktur di Kalimantan yang lebih utama dalam rangka
menunjang perekonomian. Kita tak ingin Kalimantan hanya dikenal sebagai pemasok bahan
mentah, tapi nantinya bisa menghasilkan barang yang sudah bernilai tambah,” ujarnya, Selasa
(20/8).

Harapan lain yang disampaikan Bambang dalam kegiatan yang dihadiri Gubernur serta para
Bupati dan Walikota se Kalimantan, yang salah satunya adalah Walikota Banjarmasin H Ibnu
Sina itu adalah, agar ke depannya perekonomian Kalimantan tidak hanya tergantung pada
harga Batubara dan Sawit, tetapi perlu stabilitas dalam menunjang peningkatan perekonomian.
Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina dalam kesempatan berbeda, menyampaikan memasuki usia
kemerdekaan yang ke 75 di tahun 2020 nanti, SDM Indonesia harus
lebih unggul, terlebih dengan adanya isu pemindahan Ibukota negara ke Pulau Kalimantan, itu
artinya kutub pertumbuhan Indonesia akan berpindah ke pulau itu.

Karena itu, selain harus unggul dalam hal SDM, pembangunan infrastruktur di pulau ini juga
harus lebih ditata dan diutamakan, sehingga konsep pemindahan tersebut tidak hanya sekedar
memindahkan, tetapi betul-betul menata pembangunan.

Baca juga=Dandim1007/Banjarmasin Bergeser

“Kalimantan Selatan dahulunya adalah ibukota Provinsi Borneo, dengan Kota Banjarmasin
sebagai Ibukota Kalimantan, jadi harus siap untuk mewujudkan cita-cita besar Indonesia untuk
lebih baik lagi ke depan yaitu Ibukota Negara yang tidak hanya sekedar memindah tetapi betul-betul menata pembangunan,” ujarnya, usai kegiatan Detik-Detik Proklamasi di Halaman Balai
Kota Banjarmasin, baru-baru tadi.

Penulis:Fudail/rel
Penanggung Jawab: SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com