Keracunan Massal kembali Terjadi di Dadahup

oleh -968 views

KUALA KAPUAS, Kalselpos.com – Peristiwa diduga keracunan massal kembali terjadi di Kabupaten Kapuas, tepatnya di Desa Dadahup, Kecamatan Dadahup, Minggu (18/7).

Sedikitnya 80 orang warga setempat mengalami gejala pusing, mual dan muntah-muntah, setelah menyantap hidangan pesta perkawinan di rumah seorang warga, di RT 20 yang menggelar hajatan perkawinan. Dan menyajikan makanan dari katering yang ada di Palingkau.

Baca juga=Kesebelasan TPA Kapuas juarai BBA Brimob Cup

Sekretaris Dinas Kesehatan Kapuas, Raison didampingi dr. Tri dari Dinkes dan dua dokter Puskesmas Dadahup, dr. Sani dan dr. Malik mengungkapkan, terungkapnya kasus keracunan ini bermula dari banyaknya warga yang memeriksakan diri di Puskesmas setempat, sekitar pukul 13.00 – 14.00 Wib, dengan keluhan diare, Mual, Muntah dan pusing.

Kemudian penyebabnya disebut, setelah mengkonsumsi makanan dari pesta perkawinan yang ada di Desa Dadahup.

“Kita kemudian menangani semua warga yang diduga keracunan, baik di puskesmas sini, maupun yang sudah  di kirim ke RSUD Kapuas, sebanyak 22 pasien.  Yang dirawat di sini sekitar 59 pasien,” terang Raison.

Pihaknya mengaku, belum bisa memastikan penyebab keracunan massal tersebut. “Malam ini juga kita akan mengirim 10 sampel dari makanan ke laboratorium yang di Banjarbaru, nanti baru bisa dipastikan penyebabnya,” bebernya.

Kepala Desa Dadahup, Gunawan mengatakan, ada dua keluarga di daerah itu yang mengadakan pesta perkawinan dihari yang sama yaitu di RT 20 dan RT 13, Desa Dadahup.

“Kita belum bisa memastikan dari tempat mana, tapi sampel sudah diambil oleh dinas kesehatan,” ucap Gunawan Kades Dadahup.

Baca juga=Kesebelasan TPA Kapuas juarai BBA Brimob Cup

Kapolsek Kapuas Murung, Iptu Subandi SH,  yang juga membawahi wilayah hukum Kecamatan Dadahup, saat di temui di depan Puskesmas, pukul 20.20 Wib menegaskan, dari anggota yang memantau di lapangan, sudah terdeteksi adanya keracunan itu, sekitar pukul 10.00 hingga pukul 11.00 Wib, namun baru setelahnya ada yang memeriksakan diri. “Baru kita mengetahui adanya keracunan masal ini,” ujar Iptu Subandi.

Penulis   : Iwan Cavalera
Editor : Aspihan Zain
Penanggungjawab : SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com