Delapan Penyandang Disabilitas bakal Diberi Kaki dan Tangan Palsu

oleh -904 views

BATULICIN, Kalselpos.com – Dinas Sosial Kabupaten Tanah Bumbu (Dinsos Tanbu) mendapatkan undangan dari Kementrian Sosial Republik Indonesia untuk memfasilitasi pengukuran kaki dan tangan palsu bagi penyandang disabilitas yang mengalami gangguan motorik.

Baca juga=Berhasil atasi Banjir dan Kekeringan, Desa Batulicin Irigasi masuk Verifikasi Kampung Iklim

Berdasarkan Undang-Undang No. 19 tahun 2011 tentang konversi hak-hak penyandang disabilitas secara tersirat dinyatakan bahwa penyandang disabilitas merupakan kelompok rentan di dalam lingkungan masyarakat yang harus mendapatkan perlindungan dari negara. Hal-hal yang mengatur tentang pelaksanaan aksi di bidang penyandang disabilitas tertuang juga dalam UU No 18 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas.

Diwakili oleh Kabid Rehabilitasi Sosial, Dinsos Tanbu membantu memfasilitasi dan mendampingi keberangkatan delapan orang penyandang disabilitas yang merupakan kelompok rentan seperti yang disebutkan dalam UU No. 19 tahun 2011 untuk ikut serta melakukan pengukuran yang bertempat di Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (6/8).

Kepala Dinsos Tanbu melalui Kasi Penyandang Disabilitas, Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang, Siti Zaleha, mengatakan pengukuran kaki dan tangan palsu untuk penyandang disabilitas ini merupakan bantuan dalam rangkaian peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tahun 2019.

Lebih lanjut Siti Zaleha menjelaskan, penyandang disabilitas yang mengikuti pengukuran tersebut berjumlah delapan orang berasal dari Kecamatan Kusan Hilir, Satui, dan Simpang Empat. Dengan rincian enam orang mengikuti pengukuran untuk kaki palsu dan dua orang mengikuti pengukuran tangan palsu. Dua diantara penyandang disabilitas ini merupakan anak-anak yang masih duduk di bangku SD dan SMA.

Baca juga=Berhasil atasi Banjir dan Kekeringan, Desa Batulicin Irigasi masuk Verifikasi Kampung Iklim

Dinsos Tanbu berharap agar kedepannya bantuan seperti ini dapat terus diadakan oleh Kementrian Sosial Republik Indonesia agar semakin banyak penyandang disabilitas yang terbantu. Dengan adanya bantuan tersebut diharapkan para penyandang disabilitas dalam menjalankan aktifitas sehari-hari sehingga keberfungsian sosialnyapun dapat berjalan dengan baik pula.

Penulis: Syahriadi
Editor: Wandi
Penanggung jawab: SA Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com