Selama Lima Tahun Terakhir, Penyaluran Program Kemitraan Baru Rp500 Juta

oleh -784 views

BANJARMASIN, kalselpos.com – Forum Wartawan Ekonomi (FWE) Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan menggelar Sosialisasi Program Kemitraan dan Pelatihan UMKM bertempat di Gedung induk Bank Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, Sabtu (13/7/2019) siang.

Sosialisasi dengan mengusung tema ‘Naik kelas UMKM-nya, Maju Ekonomi Banua’ ini diikuti lebih dari 100 pelaku UMKM yang ada di Kalimantan Selatan.

Baca juga=Kesbangpol gelar Sosialisasi Pasca Pilpres di Banjarmasin Barat

Kepada Jurnalis,  Region Manager Communikation & CSR Kalimantan, Heppy Wulansari menjelaskan, salah satu kewajiban dari perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah membantu dan mendorong percepatan kemandirian usaha mikro dan kecil dalam rangka mewujudkan masyarakat adil, makmur, dan merata melalui pengembangan dan pemberdayaan UMKM. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Dan Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor Per – 02/MBU/7/2017. PT Pertamina (Persero) dalam hal ini juga ikut andil dalam membangun perekonomian masyarakat terutama dalam mendukung UMKM melalui program kemitraan.

Heppy Wulansari memaparkan tentang program kemitraan kepada peserta sosialisasi UMKM, Sabtu siang.(Anas Aliando)

“Sosialisasi ini merupakan bentuk kegiatan yang sangat baik untuk Pertamina karena kita bisa membantu UMKM daerah untuk terus dapat mengembangkan usahanya melalui sejumlah pinjaman yang diberikan oleh Pertamina,” ujarnya.

Disampaikannya, selama lima tahun terakhir ini, penyaluran Program Kemitraan di Kalimantan Selatan baru mencapai 500 juta. “Maka dari itu, kami buka selebar-lebarnya kepada pelaku UMKM yang ingin menjadi mitra binaan kami,” cetusnya.

Heppy menjelaskan, untuk menjadi mitraan binaan Pertamina cukup mudah yaitu usaha milik Warga Negara Indonesia, total penjualan pertahuan maksimum 2.5 milyar rupiah, kekayaan bersih maksimum 500 juta rupiah, usaha sudah berjalan minimum 6 bulan dan punya potensi berkembang, usaha milik sendiri (bukan anak perusahaan atau berafiliasi dengan usaha besar), dan badan usaha merupakan perseroan dan tidak berbadan hukum belum memenuhi persyaratan perbankan. Setelah syarat telah dipenuhi, tim dari Pertamina akan melakukan survey untuk dinilai mengenai kelayakan diberikan pinjaman atau tidak. Jika disetujui maka akan dilanjutkan dengan tanda-tangan kontrak.

Pinjaman, jelas Heppy, dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kesanggupan dari calon mitra binaan dengan jasa administrasi 3%/tahun saldo menurun selama maksimal jangka waktu 3 tahun pengembalian. “Kita tidak ada bunga, tetapi jasa administrasi yang sebenarnya digunakan kembali untuk biaya pembinaan mitra seperti pelatihan dan keikusertaan mitra dalam pameran dalam dan luar negeri.” imbuhnya.

Heppy mengatakan, bagi warga Kalsel yang ingin menjadi mitra binaan Pertamina, silakan mengunjungi Rumah Kreatif BUMN di Taher Square, Jalan Tendean Banjarmasin atau mengirim E mail ke contactpertamina6@mitrakerja.pertamina.com.

Pada kesempatan ini, materi mengenai program kemitraan Pertamina disampaikan oleh Silvani Maiyestuhariani, Officer CSR & SMEPP Pertamina Kalimantan.

Baca juga=Kesbangpol gelar Sosialisasi Pasca Pilpres di Banjarmasin Barat

Selain dari Pertamina, dua mitra binaan asal Kalimantan Selatan, Noor Hidayah (handicraft) dan Muhammad Toha Idris (barang antik dan aksesoris) asal Kalimantan Timur mengisi sesi pada hari ini mengenai pengalaman menjadi mitra binaan lebih dari 3 tahun. “Saya berterima kasih sekali dengan Pertamina, karena usaha saya makin besar dan memiliki pasar yang lebih luas karena sering diajak mengikuti pameran,” ujar Toha.

Penulis: Anas Aliando
Penanggungjawab: SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com