Program Rumah Pangan Kita untuk Pesantren

oleh -138 views
Pembukaan RPK di Koperasi Pesantren Walisongo dilakukan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor.(ist)

BANJARBARU, kalselpos.com – Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Kalsel bekerjasama dengan Bulog Divre Kalsel mulai menjalankan program Rumah Pangan Kita (RPK) di koperasi pesantren. Pada tahapan awal, RPK dibuka di Pondok Pesantren Walisongo Banjarbaru. Pembukaan RPK dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, Rabu (10/7/2019) siang.

Baca juga=Bupati dan Wabup Lepasan JCH HSS Menuju Asrama Haji Banjarbaru

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Koordinator Kalimantan (BI), Herawanto menyampaikan, bahwa langkah yang dilakukan oleh Pondok Pesantren dengan pembinaan Bulog untuk membuka RPK memiliki banyak aspek positif. Pertama, pesantren telah menunjukkan kepeduliannya terhadap pengendalian inflasi. “RPK dapat mendukung ketercukupan penyediaan bahan pangan dengan harga yang terjangkau dan stabil. Dengan demikian, kelangkaan barang yang memicu kenaikan harga dapat teratasi,” ujarnya.

Yang kedua, papar Herawanto, RPK dapat menjadi sumber ekonomi bagi pesantren. Hal itu akan mengarah pada pesantren yang mampu mandiri secara ekonomi. “Kemandirian tersebut tentunya akan membawa banyak hal positif, diantaranya peningkatan kesejahteraan pesantren, warga pesantren, dan sumber pembiayaan untuk peningkatan sumber daya manusia pesanten,” cetusnya.

Kemudian yang ketiga, pemenuhan ketersediaan dan distribusi barang melalui RPK merupakan bagian dari peta jalan atau strategi pengendalian inflasi nasional dan Kalsel. Untuk itulah,semakin bertambahnya RPK, tentu dengan penyebaran yang tepat, maka akan semakin efektiflah implementasi strategi tersebut.

Keempat, Kalsel akan menjadi tuan rumah event Festival Ekonomi Syariah se-Kawasan Timur Indonesia pada September mendatang. Inisiatif Ponpes di Kalsel untuk mendukung program ekonomi khususnya pengendalian inflasi ini dapat menjadi bagian dari Road to Fesyar.

Baca juga=Bupati dan Wabup Lepasan JCH HSS Menuju Asrama Haji Banjarbaru

Herawanto  mengharapkan, RPK di pesantren Walisongo tersebut dapat direplikasi oleh pesantren-pesantren lain di Kalsel. “Upaya untuk mengendalikan kenaikan harga barang memang memerlukan dukungan semua pihak, tidak hanya institusi tetapi juga kelompok-kelompok masyarakat, termasuk melalui pesantren,” tandasnya.

Penulis: Anas Aliando
Penanggungjawab: SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com