Perwali Zonasi Wilayah hambat PPDB

oleh -366 views
KUNJUNGAN – Sejumlah anggota Komisi IV DPRD Banjarmasin, melihat langsung proses penerimaan peserta didik baru.(istimewa)

“Ini yang akan menjadi evaluasi ke depan. Kekurangan terkait Perwali tersebut, harus segera dibenahi
agar tidak merugikan masyarkat”
==========================
BANJARMASIN, K.Pos – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)
di Banjarmasin yang masih berlangsung, dinilai mengalami kendala salahsatunya terkait Perwali tentang
sistem zonasi wilayah yang tidak maksimal.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Zainal Hakim mengatakan, Perwali ini mengatur tentang
zonasi kecamatan, di mana siswa dapat mendaftar ke sekolah terdekat namun harus sesuai dengan
wilayah kecamatan tempat tinggal mereka.
“Karena berbeda kecamatan antara sekolah dangan tempat tinggal siswa, banyak orang tua akhirnya
tidak bisa mendaftarkan anaknya. Padahal sekolah itu sangat berdekatan dengan rumah mereka,”
terang Zainal Hakim, kepada wartawan saart kunjungan di SMP 3 Banjarmasin, Selasa (2/7).

Baca juga=Smart City Banjarmasin Pilar Smart People

Dengan adanya persoalan itu, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini akan segera berkoordinasi dengan
Pemko setempat. Apa yang menjadi keluhan warga, harus segera ditindaklanjuti.
“Ini yang akan menjadi evaluasi ke depan. Kekurangan terkait Perwali tersebut, harus segera dibenahi
agar tidak merugikan masyarkat,” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Banjarmasin Deddy Sophian mengungkapkan, adanya aturan
dalam Perwali dengan batasan wilayah kecamatan, memang dirasakan mempersulit masyarakat. Jika
dibandingkan dengan tahun sebelumnya dengan sistem zonasi terdekat.
“Tahun lalu, siswa dapat mendaftar ke sekolah terdekat tanpa batasan zonasi kecamatan. Padahal kalau
aturan pemerintah pusat, PPDB tidak melihat dari wilayah kecamatan, tapi murni zonasi terdekat, ini
yang perlu dikaji ulang agar lebih baik kedepan," terangnya.
Terpisah, Kapala Sekolah SMP 3 Banjarmasin Ahmad Suhaidi mengatakan, pihaknya tetap mengacu
dengan peraturan Perwali yang berlaku saat ini. Pihak sekolah pun telah menambah jumlah tenaga
teknis penerima. Termasuk menyediakan sarana pendukung seperti peralatan komputer.

Baca juga=Smart City Banjarmasin Pilar Smart People

“PPDB di hari ke dua ini berjalan dengan lancar. Terkait ruang belajar, di sekolah kami tersedia 6 ruang
yang dapat menampung 173 siswa. Kami menerapkan sitem zonasi kecamatan sesuai Perwali,”
bebernya.

Penulis: Aspihan Zain
Penanggungjawab: SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com