Kader Dasawisma Dilatih Penanganan Stunting 

oleh -490 views
Penyematan : Wakil Ketua TP PKK Kab Tapin Hj Mustaidah didampingi oleh Direktur PT Trindo Karya Utama Imron Siagian menyematkan tanda peserta kepada peserta pelatihan

RANTAU, K.Pos –  Dalam rangka memberikan pengetahuan dalam penanganan stunting,  kader Dasawisma diberikan bimbingan teknis. Sabtu (13/7) kemarin bertempat Gedung Sekretariat PKK Kabupaten Tapin.

Bimbingan teknis dibuka oleh Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Tapin Hj Mustaidah Syafrudin Noor dikuti ratusan kader dasawisma se Kabupaten Tapin.

Baca juga=Kodim 1010 Rantau Bersama Petani Panen Raya Padi Nabilla

Turut dihadiri Kepala Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa Yumanto AP,  Direktur PT Trindo Karya Utama Imron Siagian, Ketua TP PKK Kecamatan se Tapin, Camat Se Tapib, Ketua serta anggota dasawisma se Tapin.

Pembukaan Pelatihan Bimbingan Teknis Penannganan Stunting.

Sebelum membuka kegiatan Wakil Ketua TP PKK Kab Tapin Hj Mustaidah dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya sangat senang dengan adanya kegiatan Bimtek penanganan stunting,  hal ini tidak lain agar di Kab Tapin dapat tertangani masalah stunting.

Seperti kita ketahui bersama di Indonesia Hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan prevelansi stunting mencapai 30,8% arau sekitar 7 juta bayi menderita stunting.

“Hal ini membuktikan bahwa stunting bukan perkara sepele, ” jelasnya.

Menurutnya saat ini kebanyakan orang tua hanya melihat perkembangan dan pertumbuhan anaknya dari berat badan saja, padahal tinggi badan juga merupakan salah satu faktor yang menentukan apakah nutrisi anak sudah baik atau belum.

Untuk dapat mencegah stunting para ibu hamil diharapkan dapat memperbaiki gizi dan pemeriksaan ibu hamil, serta mendapatkan asupan tambah darah minimal 90 tablet selama kehamilan.

“Berharap dengan adanya bimbingan teknis,  tentunya para kader dasawisma bisa memahami dan menjalankan tugasnya setelah mengikuti kegiatan ini, “pintanya

Sementara Direktur PT Trindo Karya Utama Imron Siagian mengatakan bahwa stunting saat ini merupakan permasalahan nasional karena stunting mempengaruhi pertunbuhan dan perkembangan otak, anak stunting juga memiliki resiko lebih tinggi menderita penyakit kronis di masa depannya.

“Penurunan stunting memerlukan intervensi yang terpadu, mencakup intervensi gizi spesifik”ungkapnya

Untuk itu dengan adanya bimtek penanganan stunting ini diharapkan kepada para ketua TP PkK desa, Ketua dan Anggota dasawisma dapat kembali mensosialisasikan mengenai penanganan stunting di desanya masing – masing.

Untuk narasumber yakni, Juairiyah dari PKK Provinsi kalsel, Shofi’ah dari TP PkK Provinsi banten dan Ati Sutariah dari TP PkK Kota tangerang.

Baca juga=Kodim 1010 Rantau Bersama Petani Panen Raya Padi Nabilla

Bimbingan teknis terselenggara atas kerjasama TP Penggerak PKK Kabupaten Tapin, Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa dan PT Trindo Karya Utama.

Penulis: Dillah
Penanggung jawab: SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com