Desa Kulipak akan dijadikan Lumbung Padi Kotabaru

oleh -154 views

KOTABARU, Kalselpos.com – Bupati Kotabaru H.Sayed Jafar Al-Idrus didampingi oleh Kasdim 1004 Kotabaru, Perwakilan Danlanal serta berberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah Kotabaru menghadiri acara panen raya padi dilokasi Pilot Projeck kegiatan Optimasi lahan 100 hektar yang berada di Desa Kulipak Kecamatan Pulau Laut Timur, Senin (08/07).

Kedatangan Bupati bersama dengan rombongan di Desa Kulipak ini disambut langsung oleh Plt.Camat Pulau Laut Timur, Danramil, Kapolsek, Kepala Desa Kulipak, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta gabungan kelompok tani dan warga masyarakat setempat.

Baca juga=Bupati Kotabaru Temu Wicara bersama Masyarakat Desa Kulipak

Bupati H.Sayed Jafar dalam sambutannya mengatakan bahwa, tentunya kita sangat bersyukur dan menyambut gembira kegiatan Panen Raya Padi di lokasi Pilot Projeck kegiatan Optimasi lahan 100 hektar yang dilaksanakan di Desa Kulipak yang mana sektor pertanian merupakan prioritas utama di dalam pemenuhan pangan khususnya beras di Kabupaten Kotabaru.

Lebih jauh dijelaskannya, besarnya peluang dan potensi dari sektor pertanian yang tentunya masih banyak dapat dikembangkan dan di dayagunakan untuk dapat meningkatkan pendapatan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan sekaligus pengembangan perekonomian daerah.

Di sektor pertanian sambung Sayed Jafar, padi merupakan salah satu komoditas unggulan daerah yang akan terus di kembangkan serta menjadi perhatian serius kita bersama agar dapat membuahkan hasil seperti yang kita harapkan.Kegiatan pilot project optimasi lahan 100 hektar ini adalah merupakan program dari pemerintah daerah yang sudah direncanakan dan juga sebagai contoh untuk dapat terus di kembangkan di daerah kita ini.

Baca juga=Bupati Kotabaru Temu Wicara bersama Masyarakat Desa Kulipak

Ia juga menjelas bahwa, dalam pengembangan sistim pilot project optimasi lahan 100 hektar di Desa Kulipak ini kita akan mengetahui dari berbagai aspek diantaranya, tentang pengasaman tanahnya, cara pemupukannya sampai dengan kepembibitan yang cocok buat di tanamkan. Sedangkan untuk pemberdayaannya kita terus menggandeng dan melibatkan kelompok tani yang ada di masyarakat guna kepentingan masyarakat, bertujuan selalu memberikan kesejatraan masyarakat dengan hasil yang baik.

“Dengan target 1 hektar sawah tentunya dapat menghasilkan 7,5 ton padi dan apa bila target tersebut belum tercapai maka dianggap gagal dan perlu dikaji ulang serta duduk bersama-sama untuk memecahkan permasalahan ini,” ucap Sayed Jafar.

“Saya mengiginkan Desa Kulipak ini salah satu lumbung padinya Kotabaru dan tentunya nanti kita tidak lagi mendatangkan beras dari luar daerah Kotabaru seperti halnya dari daerah Sulawesi. Dengan dilaksanakannya panen padi optimasi lahan 100 hektar ini diharapkan kedepannya nanti akan lebih bisa memberikan kesejahtran bagi masyarakat dengan menggandeng semua pihak untuk terus mengembangkan ilmu yang sudah di miliki,” jelasnya kemudian.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Peternakan Akhmad Asbili juga menjelaskan bahwa, salah satu kendala dalam pelaksanaan pilot project adalah faktor musim, dimana terjadi intensitas hujan yang cukup tinggi sehingga ada beberapa petak sawah yang tertutup.

“Pilot project 100 hektar ini merupakan kegiatan optimalisasi untuk meningkatkan hasil produksi pertanian yang merupakan program dari Pemerintah Daerah,”ungkapnya.

Sebelumnya juga Plt Camat Pulau Laut Timur Helmi Rahmadi juga menjelaskan, Desa Kulipak mempunyai luas 2,300 hektar dengan istimasi jumlah penduduk 370 kepala keluarga yang terbagi 4 RT satu Dusun dengan mayoritas masyarakatnya adalah petani sedangkan jenis padi yang ditanam yaitu, padi Tegalan, Buyung dan Santik.

Baca juga=Bupati Kotabaru Temu Wicara bersama Masyarakat Desa Kulipak

“Semoga usaha para kelompok tani di desa ini selalu sukses dan lebih maju sehingga nantinya akan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan, serta hasil panen yang diberkahi,” tandasnya.

Penulis : Muliana/Ardiansyah/Uzi
Editor : Aspihan Zain
Penanggungjawab : SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com