50 Mahasiswa UGM KKN di Tabalong 

oleh -324 views
FOTO BERSAMA-Bupati Tabalong, H.Anang Sykahfiani menyambut kedatangan 50 mahasiswa yang akan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode ke II 2019 di bumi sarabakwa dalam apel senin pagi (1/7) di lapangan Giat Tanjung.(istimewa)
SALAMAN-Bupati Tabalong, H.Anang Sykahfiani menyambut kedatangan 50 mahasiswa yang akan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode ke II 2019 di Bumi Sarabakwa dalam apel senin pagi (1/7) di lapangan Giat Tanjung.(istimewa)
TANJUNG,K.Pos – Bupati Tabalong, H.Anang Sykahfiani menyambut kedatangan 50 mahasiswa yang akan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode ke II 2019 di Bumi Sarabakwa dalam apel senin pagi (1/7) di lapangan Giat Tanjung.
Bupati mengatakan kehadiran mahasiswa KKN ini mampu untuk menggali potensi – potensi baru yang bisa dikembangkan di Kabupaten Tabalong  serta memberikan manfaat positif bagi masyarakat.
“Kami berharap peran nyata KKN mahasiswa UGM ini dapat mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam mengembangkan sektor dan potensi unggulan yang ada di daerah Kabupaten Tabalong” jelas Anang.
Rencannya 50 mahasiswa UGM akan KKN di Kecamatan Murung Pudak dan Upau dengan mengusung tema utama integrasi farming pihaknya ingin membangkitkan kembali sektor pertanian yang lebih modern.
“Ada 18 fakultas yang mengikuti KKN di Kabupaten Tabalong ini, untuk di Kecamatan Murung Pudak ada 29 mahasiswa dan di Upau ada 21 mahasiswa” terang Dosen Pembimbing Lapangan, Dimas Wihardyanto kepada wartawan.
 Ia menjelaskan terkait dengan tema KKN kali ini ingin mengintegrasikan pertanian dan peternakan atau  pertanian dengan pariwisata yang ada di Tabalong.
Pihaknya memilih Kecamatan Murung Pudak dan Upau karena visi UGM untuk memeratakan KKN di seluruh wilayah Indonesia.
“Kami menghadirkan KKN di 33 provinsi, tiap provinsi kita menerjunkan 3 unit dan kenapa memilih Tabalong karena belum pernah kami jadikan lokasi KKN serta  Kecamatan Murung Pudak dan Upau yang dipilih,  sebab dilihat dari aspek sosial ekonomi yang siap untuk menerima KKN sebagai percontohan ada di dua kecamatan ini,” jelas Dimas.
Nantinya untuk tempat tinggal mahasiswa KKN pihaknya akan bekerjasama dengan warga setempat.
“Iya nanti mereka tinggal d rumah warga, karna kami menghendaki untuk tinggal di rumah warga supaya kami bisa menyelami permasalahan yang ada diwarga harapannya bisa sama – sama bekerja,” ucapnya
Ia juga berharap mudah – mudahan KKN di Kabupaten Tabalong bisa berjalan sukses, antusias warga tinggi, setidaknya bisa membuka wacana dan pikiran masyarakat untuk lebih giat untuk mengembangkan daerahnya. (adv)

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com