Warga Stagen Geger, Roni Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Sumur

oleh -323 views

KOTABARU, Kalselpos.com – Masyarakat Desa Stagen Kecamatan Pulau Laut Utara sempat geger dengan penemuan 1 orang yang sudah tak bernyawa lagi didalam sumur tadi pagi Kamis (06/06), sekitar pukul 08.00 wita.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun wartawan kalselpos.com, kejadian bermula saat salah satu warga sedang mengembala sapi yang berlokasi di RT 15, dan ketika dekat dengan kawasan sumur, ia mencium bau tidak sedap.

Setelah coba dilihat arah sumber bau tersebut, ternyata terlihat ada mayat mengapung dan langsung melaporkan apa yang dilihat kepada kepala desa setempat dan ke pihak yang berwajib.

Baca juga=Pemkab Kotabaru Kembali Serahkan Bantuan
Baca juga=
Giliran Desa Sampanahan Di Kunjungi Bupati Kotabaru

Setelah di cermati, ternyata korban tersebut bernama Roni Effendi pria kelahiran 1978 silam, ia telah menghilang sejak 10 hari yang lalu keberadaannya sama sekali tidak diketahui, sehingga membuat pihak keluarga bingung.

Kapolsek Pulau Laut Utara, IPTU Ikhsan Prananto SIK menjelaskan, setelah mendapati laporan penemuan mayat oleh warga , pihaknya langsung menuju lokasi kejadian dan untuk meyakinkan bahwa itu adalah orang yang hilang selama beberapa hari seperti yang di maksud, pihak keluarga korban di datangkan untuk melihat secara langsung apakah itu benar orang yang hilang beberapa waktu lalu dan ternyata memang benar.

Baca juga=Pemkab Kotabaru Kembali Serahkan Bantuan
Baca juga=
Giliran Desa Sampanahan Di Kunjungi Bupati Kotabaru

“Kami bersama-sama tim dari Satreskrim dan Basarnas langsung melakukan proses evakuasi terhadap korban, dan hingga saat ini kasusnya masih didalami, apakah ada tindak pidana atau tidak sembari menunggu hasil visum yang dilakukan. Informasinya juga, yang bersangkutan memiliki riwayat rekam medis mempunyai keterbelakangan mental,” kata Ikhsan.

Salah satu keluarga korban yang enggan di sebutkan namanya mengatakan, korban sudah pernah di bawa ke rumah sakit jiwa yang ada di Banjarmasin sekitar 8 tahun lalu, namun yang bersangkutan sama sekali tidak pernah mengganggu masyarakat sekitar dan tidak pernah berbuat onar di kampung.

“Sempat hilang selama 10 hari, dan setelah sempat dilakukan pencarian oleh pihak keluarga kemudian juga sempat melapor ke pihak yang berwajib untuk meminta bantuan. Peristiwa ini sungguh mengejutkan keluarga karena sebelum hilang beberapa hari kemarin, yang bersangkutan setelah bangun tidur, kemudian mandi dan sempat melaksanakan ibadah shalat setelah tidak ada lagi kabar beritanya. Sementara, kesehariannya biasanya kalau malam di masjid dan kalau siang hanya berjalan-jalan saja,” pungkasnya.

Penulis: Ardiansyah
Editor:Wandi
Penanggung jawab:SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com