Walikota sampaikan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2018

oleh -85 views
LAPORAN – Rapat paripurna penyampaian Laporan Pertanggungjawaban APBD Tahun 2018, di gedung DPRD Kota Banjarmasin.(aspihan)

Pelaksanaan APBD Kota Banjarmasin tahun anggaran 2018 dapat dikelola dengan segala
kelebihan dan kekurangannya, namun terlaksana sebagaimana mestinya
====================
BANJARMASIN, K.Pos – Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina menyampaikan Nota Pengantar
Racangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan
dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2018 dihadapan rapar paripurna DPRD Kota
Banjarmasin, Senin (17/6) kemarin.
Pada rapat  ini, Walikota Ibnu Sina menyampaikan secara singkat Realisasi Pendapatan Daerah,
Realisasi Pelaksanaan Anggaran Belanja Daerah, Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran
Pembiayaan Daerah, dan Neraca Daerah Kota Banjarmasin  tahun 2018.
Dalam rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Hj Ananda ini, Walikota Ibnu Sina
melaporkan, realisasi APBD Kota Banjarmasin hingga  akhir Desember 2018 untuk Pendapatan
Daerah setelah melalui APBD perubahan ditetapkan sebesar Rp 1.5 Triliun lebih dan sudah
dapat terealisasi.

Baca juga=Kodim 1007/Banjarmasin perbaiki Jalan Kuin Kacil

Pendapatan Daerah itu terdiri Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditetapkan sebesar Rp
279.842.638.620,00 dan pelaksanaannya terealisasi sebesar Rp 277.873.887.439,00 atau 99,30
persen. Kemudian dana transfer yang dianggaran Rp 1.215.843.915.000,00 terealisasi sebesar
Rp 1.241.071.746.854,00,- atau 102,07 persen.
Sedangkan lain-lain pendatapan daerah yang sah dalam rapat paripurna yang juga dihadiri
Wakil Walikota Hermansyah ini  dari dianggarkan sebesar Rp 62.973.000.000,00 terealisasi Rp
59.424.280.000,00 atau 94,36 persen.
Menyinggung Belanja dan Transfer Daerah, Walikota Ibnu Sina memaparkan,  dari anggaran
sebesar Rp 1.776.498.623.425,00 terealisasi sebesar Rp 1.442.010.047.686,24 atau 80,05
persen. Terdiri dari belanja operasi yang dianggarkan Rp 1.427.988.521.951,00 terealisasi Rp
1.111.596.570.360,57 atau 77,84 persen.
Belanja Modal yang dianggarkan sebesar Rp 345.934.068.474,00 terealisasi Rp
308.837.433.325,67,- atau 89,28 persen. Sedangkan belanja tidak terduga dianggarkan Rp
1.000.000.000,- terealisasi Rp 0.

Sementara belanja transfer bantuan keuangan yang dianggarkan Rp 1.576.044.000,00
terealisasi Rp 1.576.044.000,00 atau 100 persen.
Menurut Walikota, dari jumlah atas realisasi Pendapatan Daerah dikurangi Belanja dan
Transper Daerah tersebut menghasil surplus sebesar Rp156.359.866.607,66
Dalam kesempatan itu Walikota juga menjelaskan, saldo akhir pada rekening kas umum daerah
yaitu sebesar Rp 328.477.232.518,20. Bersumber sisa dana PAD sebesar Rp 10.679.068.754,00.
Sisa dana DAK fisik Rp 713.176.530,00,- sisa dana DAK non fisik Rp 15.786.626.171,00, sisa dana
transper lainnya Rp 301.298.361.063,00, sedangkan utang belanja barang dan jasa yanh harus
dibayar Rp 1.392.743.184,00.
Dari perhitungan diatas jelasnya, maka Silpa Murni tahun anggaran 2018 adalah sebesar Rp
299.905.617.879,20.  Ia juga mengungkapkan, nilai total aset per 31 Desember 2018 sebesar Rp
5,1 triliun lebih.

Baca juga=Kodim 1007/Banjarmasin perbaiki Jalan Kuin Kacil

Diungkapkan Walikota Ibnu Sina, pelaksanaan APBD Kota Banjarmasin tahun anggaran 2018
disamping dapat dikelola dengan segala kelebihan dan kekurangannya, namun terlaksana
sebagaimana mestinya.
Pada pemeriksaan Laporan Keuangan Tahun 2018 oleh BPK RI Perwakilan Kalsel kata Walikota
Ibnu Sina, Pemko Banjarmasin dapat mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa
Pengecualian (WTP) yang untuk yang keenam kalinya.

Penulis:Fudail/Aspihan
Penanggung jawab:SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com