Untuk Memantapkan Sinergitas dengan Media, Bawaslu Kalsel adakan Media Gathering

oleh -157 views

BANJARMASIN, kalselpos.com – Puluhan wartawan di Banjarmasin mengikuti Media Gathering yang diadakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalsel bertempat di Hotel Aria Barito Banjarmasin, Sabtu (22/6/2019). Acara akan digelar hingga Minggu besok.

Acara yang mengambil tema “Bersenergi: menentukan masa depan” bertujuan untuk lebih memantapkan sinergitas antara Bawaslu dan awak media.

Baca juga=40 Tahun Terpisah, Alumni STM Bersubsidi Banjarmasin bisa Berkumpul kembali

Acara dibuka Kordiv SDM dan Organisasi Bawaslu Kalsel Iwan Setiawan. Dalam sambutannya Iwan memaparkan suka duka Bawaslu Kalsel selama melakukan pengawasan Pemilu 17 April 2019. “Kinerja Bawaslu Kalsel dalam mensukseskan Pemilu harus dibayar mahal. Tiga anggota kami meninggal dunia dan 40 lainnya harus masuk rumah sakit karena kelelahan,” ujarnya.

Iwan bertutur, selain ada yang meninggal dan masuk rumah sakit, ada juga pengawas yang melahirkan ketika menjalankan tugas. “Satu anggota Bawaslu di Kecamatan Rantau Badauh Kabupaten Barito Kuala melahirkan setelah 20 menit usai mengantarkan laporan ke kecamatan,” jelasnya.

Menurut pria berkacamata ini, Bawaslu mengundang media bukan hanya untuk curhat tentang keluh kesah dan suka duka dalam bekerja. Namun juga menyampikan tentang evaluasi usai gelaran pesta demokrasi terumit salama ini.

“Dari 106 kecamatan se Kalimantan Selatan, hanya tiga kasus yang dinyatakan melanggar kode etik, yakni di Kabupaten Barito Kuala, Hulu Sungai Utara dan Banjar. Selebihnya bekerja dengan baik,” ungkapnya.

Iwan menjelaskan, petugas ad hoc Bawaslu Kalsel sudah akan berakhir. Untuk Panwascam akan berakhir pada 30 Juli 2019.

Pemilu legislatif dan pemilu presiden memang sudah usai, namun tugas besar sudah siap menunggu. Pada akhir tahun 2020 ada tujuh kabupaten kota akan menggelar pilkada. “Tujuh bulan sebelumnya akan mulai dibentuk petugas Bawaslu Kalsel Ad Hoc. Ada kabar gembira, uang kehormatan bagi pengawas pemilu akan ditingkatkan,” jelasnya.

Iwan juga mengharapkan kepada media untuk bisa menulis berita secara berimbang. “Media jangan hanya memberitakan keberhasilan dan prestasi KPU, jangan lupa juga memberitakan keberhasilan Bawaslu,” ujarnya.

Baca juga=40 Tahun Terpisah, Alumni STM Bersubsidi Banjarmasin bisa Berkumpul kembali

Sementara itu, Anas Aliando wartawan harian Kalsel Pos yang juga Ketua Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Kalsel mengaku kurang sependapat kalau media diperintahkan menuliskan yang baik – baik saja tentang kinerja penyelenggara pemilu. “Saya tidak sependapat kalau media hanya memberitakan yang baik – baik saja. Saya akan tulis yang jelek juga sebagai bahan masukan dan sosial kontrol,” ujarnya.

Penulis: Anas Aliando
Editor: Aspihan Zain
Penanggungjawab: SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com