Serapan Anggaran baru 15 Persen

oleh -151 views

BANJARMASIN, K.Pos – Serapan anggaran Pemerintah Kota Banjarmasin hingga saat ini baru mencapai 15 persen, hal ini berarti mengalami penurunan signifikan dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.

Wakil Walikota Banjarmasin, H Hermansyah meminta, kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD agar mempercepat peroses penyerapan anggaran atau lelang sejumlah kegiatan yang masih belum dilakukan.

Baca juga=Usai Lebaran Idul Fitri, Kantor Samsat Banjarmasin 2 “diserbu” Masyarakat

“Sekarang memasuki akhir Triwulan kedua, tapi serapan anggaran masih kisaran angka 15 persen dan jauh dari target. Seharusnya mampu mencapai 50 persen pada triwulan kedua tahun 2019 ini,” uar H Hermansyah, Selasa (11/6) kemarin.

Menurutnya, minimnya serapan anggaran itu diduga disebabkan banyaknya kegiatan yang masih bersifat seremonial, bukan kegiatan pembangunan langsung.

“Jadi harus dikurangi lah kegiatan kegiatan seremonial, lebih baik mengutamakan pelayanan publik di setiap SKPD,” tekannya.

Dikatakannya, sekarang ini dengan adanya tunjangan kinerja (tukin) bagi seluruh ASN di tiap SKPD, mestinya dapat mengoptimalkan kinerja ASN. Namun mengacu serapan anggaran pada triwulan kedua itu, pihaknya menilai ada indikasi kinerja ASN kurang optimal dan jauh di bawah target.

Baca juga=Usai Lebaran Idul Fitri, Kantor Samsat Banjarmasin 2 “diserbu” Masyarakat

“Apalagi ada tukin, seharusnya mereka ini bisa maksimal untuk mencapai target. Pokoknya ke depan akan saya lakukan pengawasan dengan ketat, jangan sampai besar pasak daripada tiang, besar gaji ASN disetiap SKPD ketimbang hasil dari kinerja mereka,” tegasnya.

Pihaknya yakin Herman, siap membantu mengoptimalkan serapan anggaran jika SKPD menemui kendala. Administrasi maupun hal-hal lainnya yang diperlukan setiap SKPD akan lebih mudah, tanpa menabrak aturan.

“Bersama Wali Kota Ibnu Sina siap membantu SKPD, baik lewat Perwali apabila ditemui kendala,” cecarnya.

Semoga harapnya, serapan anggaran di triwulan kedua yang tadinya rendah bisa di kejar saat triwulan ketiga mendatang.

Sementara, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdako Banjarmasin, Yusna Irawan menyebut, SKPD yang masih rendah serapan anggarannya, bukan lantaran rendahnya kinerja ASN melainkan alasan teknis dan sistem dari sebuah program yang dilaksanakan oleh SKPD.

Yusna mencontohkan Disperkim yang serapan anggarannya terendah. “Saya lupa berapa angka pastinya, mereka itu serapan anggarannya di mulai dari awal triwulan ketiga yakni pada bulan Juni mendatang, dan yang tertinggi ada Dinas Kominfo. Mereka melakukan penyerapan sejak awal tahun yang lalu, jadi ini semua memang karena jadwalnya demikian,” pungkas Yusna Irawan.

Penulis: fdl/asp
Penanggung jawab: SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com